PALANGKA RAYA, Radarsampit.jawapos.com – Suasana Aula Hapakat Jaya, Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) dipenuhi semangat dan kreativitas para pelajar, Rabu (29/4/2026).
Pada hari ketiga pelaksanaan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) jenjang SD/MI/sederajat dan SMP/MTs/sederajat, cabang lomba mendongeng sukses mencuri perhatian.
Sejak pagi, para peserta dari berbagai sekolah sudah memadati lokasi lomba. Mereka hadir dengan kostum beragam dan penuh warna, menambah semarak suasana sekaligus mendukung penampilan di atas panggung.
Baca Juga: Langkah Suci Dimulai, 59 JCH Seruyan Terbang ke Mekkah
Satu per satu peserta tampil percaya diri, membawakan cerita dengan ekspresi kuat dan penguasaan panggung yang memukau.
Beragam kisah ditampilkan, mulai dari cerita rakyat daerah, kisah inspiratif, hingga dongeng modern yang sarat pesan moral. Kemampuan peserta dalam menghidupkan cerita melalui intonasi suara, ekspresi wajah, hingga penggunaan properti sederhana membuat suasana lomba terasa hidup dan menarik perhatian para juri maupun penonton.
Pelaksana Harian Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Jayani memberikan apresiasi atas semangat para peserta yang tampil maksimal dalam ajang tersebut.
Baca Juga: Tambah Daya Power Up Real Tembus 163,64 Persen, 4.716 Pelanggan PLN Kalselteng Nikmati Promo
Menurutnya, FLS3N bukan sekadar kompetisi, melainkan ruang bagi siswa untuk mengembangkan bakat, kreativitas, dan karakter.
“Melalui kegiatan ini, siswa belajar percaya diri, berani tampil, serta mengasah kemampuan literasi dan seni sejak dini,” katanya.
Dukungan guru pendamping dan sesama peserta membuat suasana Aula Hapakat Jaya semakin hidup. Tepuk tangan meriah terus bergema usai setiap penampilan, menandakan antusiasme dan apresiasi atas kemampuan para peserta.
Baca Juga: Dua Dapur SPPG Polres Gumas Layani 4.124 Penerima Manfaat
Ia menekankan, ajang mendongeng ini diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan siswa terhadap literasi dan budaya nusantara, sekaligus melatih keberanian mereka tampil di depan publik.
Pelaksanaan FLS3N Kota Palangka Raya sendiri masih akan berlanjut dalam beberapa hari ke depan dengan berbagai cabang lomba lain yang tak kalah menarik.
Baca Juga: Poktan Manawau Makmur di Kurun Panen Perdana Bawang Merah
Ia menambahkan, bahwa juri penilaian dalam lomba mendongeng tidak hanya terletak pada isi cerita, tetapi juga teknik penyampaian, kreativitas, dan kemampuan peserta dalam membangun karakter tokoh dalam cerita.
“Kami melihat bagaimana anak-anak mampu mengemas cerita menjadi menarik dan komunikatif. Ini menunjukkan potensi luar biasa dalam bidang literasi dan seni. Disdik kota mendukung selalu,” pungkasnya. (soc/daq/fm)
Editor : Farid Mahliyannor