Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan, PLN Pastikan Alam Tetap Terjaga

Dodi Abdul Qadir • Selasa, 28 April 2026 | 20:18 WIB
KOMITMEN : PT. PLN (Persero) percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. FOTO: IST/RADAR SAMPIT
KOMITMEN : PT. PLN (Persero) percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. FOTO: IST/RADAR SAMPIT

 

PALANGKA RAYA, Radarsampit.jawapos.com - Memastikan alam tetap terjaga di tengah percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, sehingga menjadi fondasi penting.

Bagi PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (UIP KLB) menghadirkan listrik tidak hanya soal membangun gardu induk dan jaringan transmisi.

Di balik setiap pembangunan, terdapat upaya sistematis untuk memastikan bahwa pembangunan tidak meninggalkan jejak kerusakan lingkungan.

Baca Juga: KABAR PASAR: Harga Komoditas Pertanian di Kotim Relatif Stabil

Momentum pelaksanaan kegiatan ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Bumi 2026. Peringatan ini menjadi pengingat bahwa pembangunan yang dilakukan hari ini harus tetap menjaga keseimbangan alam demi keberlanjutan di masa depan.

Semangat Hari Bumi sejalan dengan komitmen PLN dalam menghadirkan energi yang tidak hanya andal, tetapi juga bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Melalui Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Barat 3 (UPP KLB 3), PLN secara berkala melaksanakan pemantauan lingkungan pada sejumlah pembangunan strategis, di antaranya Gardu Induk 150 kV Puruk Cahu, Kuala Kurun, Pangkalan Bun, hingga jalur transmisi SUTT 150 kV Pangkalan Bun – PT KLM.

Baca Juga: Perkuat Disiplin dan Kompetensi ASN, Pemkab Kotim Sosialisasikan Perbup dan Bimtek RPK-JMD

Selama periode 17 hingga 22 April 2026, pemantauan dilakukan secara menyeluruh dengan mengukur berbagai indikator lingkungan, mulai dari kualitas air dan udara, tingkat kebisingan, hingga kondisi flora, fauna, dan persepsi masyarakat di sekitar area pembangunan.

Pendekatan ini mencerminkan komitmen PLN untuk memastikan bahwa setiap tahapan pembangunan tidak hanya memenuhi target teknis, tetapi juga berada dalam batas aman bagi lingkungan dan masyarakat.

Manager PLN UPP KLB 3, Muhamad Indra Firdaus menegaskan bahwa pemantauan lingkungan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses pembangunan.

Baca Juga: Panen Kangkung Tekan Biaya Pangan, Warga Binaan Lapas Sampit Dibekali Keterampilan

“Bagi kami, keberhasilan proyek tidak hanya diukur dari selesai tepat waktu, tetapi juga dari bagaimana pembangunan tersebut berjalan tanpa merusak lingkungan dan tetap diterima oleh masyarakat,” ujarnya, belum lama ini.

Sebutnya, dalam praktiknya, hasil pemantauan lingkungan menjadi dasar penting dalam pengambilan keputusan. Data yang diperoleh digunakan untuk mengidentifikasi potensi risiko sejak dini, sehingga langkah mitigasi dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

“Pendekatan berbasis data ini sekaligus menjadi bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang semakin terintegrasi dalam proses bisnis PLN,” tandasnya.

Baca Juga: Legislatif Sampaikan 37 Rekomendasi Terkait LKPj Bupati Kotim TA 2025

General Manager PLN UIP Kalimantan Bagian Barat, Susilo juga menegaskan bahwa aspek lingkungan tidak lagi menjadi pelengkap, melainkan bagian inti dari pembangunan.

“PLN berkomitmen memastikan bahwa setiap pembangunan yang kami lakukan berjalan selaras dengan lingkungan. Kami tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menjaga keberlanjutan ekosistem dan kepercayaan masyarakat,” jelasnya.

Di tengah meningkatnya kebutuhan listrik dan ekspansi infrastruktur energi, tantangan menjaga keseimbangan antara pembangunan dan lingkungan menjadi semakin nyata.

Baca Juga: Pererat Kekompakan, Disdik Palangka Raya Gelar Jalan Sehat

Dalam konteks ini, pemantauan lingkungan bukan sekadar kewajiban regulasi, tetapi menjadi instrumen penting untuk memastikan pembangunan yang bertanggung jawab.

Sejalan dengan semangat Hari Bumi, PLN terus memperkuat peran aktifnya dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui langkah-langkah nyata di lapangan. Tidak hanya sebagai penyedia listrik, PLN juga hadir sebagai bagian dari solusi dalam menjaga bumi tetap lestari.

Dari Kalimantan, PLN menunjukkan bahwa energi yang andal tidak harus mengorbankan lingkungan. Justru sebaliknya, keberlanjutan menjadi bagian dari cara energi itu dihadirkan.

Baca Juga: Cabai Rawit di Pangkalan Bun Bertahan di Harga Rp100 Ribu  Per Kilogram

“Karena pada akhirnya, listrik yang menerangi kehidupan harus dibangun di atas fondasi yang sama: menjaga alam tetap hidup untuk generasi berikutnya. Ini komitmen kita untuk semua,” tandasnya. (soc/daq/fm)

Editor : Farid Mahliyannor
#UIP-KLB #pembangunan #kelistrikan #Society #pln