Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Ular Piton Masuk Warung, Sembunyi di Rak Piring

Dodi Abdul Qadir • Senin, 6 April 2026 | 19:36 WIB
TANGKAP ULAR : Tim Rescue Damkar Kota Palangka Raya melakukan penanganan ular piton yang masuk warung milik warga, Senin (6/4/2026). FOTO: DODI/RADAR SAMPIT
TANGKAP ULAR : Tim Rescue Damkar Kota Palangka Raya melakukan penanganan ular piton yang masuk warung milik warga, Senin (6/4/2026). FOTO: DODI/RADAR SAMPIT

 

PALANGKA RAYA, Radarsampit.jawapos.com – Warga di Jalan Diponegoro, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) mendadak geger, Senin (6/4/2026).

Bukan karena kriminalitas tapi kemunculan seekor ular piton dengan lilitan ganas yang menyelinap ke dalam warung milik warga. Suasana langsung berubah tegang.

Insiden itu terjadi di depan Jalan Ranying Suring. Ular piton tersebut pertama kali terlihat bersembunyi di balik wajan teplon yang tergantung di dinding warung. Kemunculannya sontak membuat pemilik warung kaget bukan main.

Jabatan Fungsional ASN Analisis Kebakaran Damkar Kota Palangka Raya, Sucipto mengungkapkan bahwa ular tersebut sempat adu tatap alias bertatapan dengan penghuni warung. Momen itu membuat situasi semakin mencekam.

Baca Juga: Antisipasi Karhutla di Musim Kemarau, Polresta Palangka Raya Cek Peralatan SAR Sebelum Bertindak

Lanjutnya, saat pintu belakang warung dibuka, ular piton sempat hendak bergerak ke celah dinding batako. Namun, rencana itu urung dilakukan. Ular dengan lilitan ganas itu justru memilih berpindah ke rak peniris piring. Sampai ular tersebut bersembunyi. Tepatnya di bawah baskom plastik dalam rak, membuat proses evakuasi harus dilakukan dengan hati-hati.

”Jadi, ular dan pemilik warung sempat saling tatap tadi,” ungkapnya.

Kata Sucipto, melihat kondisi itu, pemilik warung tak berani bertindak sendiri. Sampai akhirnya  langsung meminta bantuan tim Rescue Damkar Kota Palangka Raya.

Baca Juga: Polantas Polres Kotim Gencarkan Patroli Malam

Lalu, atas hal itu tak butuh waktu lama, laporan tersebut direspons cepat. Tim Rescue Damkar langsung meluncur ke lokasi. Setibanya di tempat kejadian, petugas langsung diarahkan ke titik persembunyian ular sambil mendengarkan kronologi kejadian dari pelapor.

“Proses evakuasi berlangsung cukup cepat. Meski sempat membuat tegang, ular piton akhirnya berhasil dikuasai hanya dalam waktu sekitar 30 menit,” bebernya lagi.

Sucipto menyampaikan, setelah diamankan, ular tersebut dimasukkan ke dalam karung untuk selanjutnya dibawa dan dilepasliarkan ke habitat alami yang jauh dari permukiman warga.

Baca Juga: Kotim Perkuat Fungsi Pengawasan dan Layanan Publik

Ia menekankan, kejadian ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat agar tetap waspada, terutama di wilayah yang berdekatan dengan semak atau habitat liar. Kemunculan satwa seperti ular piton bisa terjadi sewaktu-waktu tanpa diduga.

Sucipto menambahkan, menyikapi kejadian munculnya ular piton di permukiman warga, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di lingkungan rumah dan tempat usaha.

Warga diminta rutin membersihkan lingkungan, terutama area semak, tumpukan barang, dan tempat lembap yang berpotensi menjadi sarang atau tempat persembunyian ular.

Baca Juga: Pembukaan Kebun Sawit yang Belum Kantongi Izin jadi Sorotan Legislatif

Lalu, pastikan tidak ada celah terbuka di dinding, ventilasi, atau bagian belakang rumah yang bisa menjadi akses masuk satwa liar.Kemudian, hindari menumpuk barang bekas secara sembarangan, seperti kayu, kardus, atau peralatan dapur yang tidak terpakai.

Jika melihat ular, jangan panik dan jangan mencoba menangkap sendiri, karena berisiko membahayakan keselamatan. Segera hubungi petugas Damkar atau pihak berwenang agar penanganan dapat dilakukan secara aman dan profesional.

“Konkritnya masyarakat juga diminta lebih waspada pada malam hari atau saat kondisi lingkungan sepi, karena satwa liar cenderung aktif pada waktu tersebut. Ingat jangan sembarangan dalam evakuasi,” tandasnya. (daq/fm)

Editor : Farid Mahliyannor
#tim rescue #ular piton #PALANGKA RAYA #damkar