Dua raksasa sepak bola Eropa yang lagi patah hati, Prancis dan Inggris, bakal baku hantam di Miami Stadium pada Minggu subuh (19/7) jam 04.00 WIB.
Taruhannya? Bukan trofi emas Piala Dunia 2026—wong mereka berdua sama-sama kepleset di semifinal—tapi sebuah medali perunggu dan harga diri yang setinggi langit.
Kalau ada yang bilang laga perebutan tempat ketiga itu cuma laga formalitas yang hambar, jelas dia ndak membaca jeroan tensi pertandingan ini.
Duel jiran seberang selat ini dijamin bakal meledak karena membawa tiga bumbu utama: gengsi Eropa, misi balas dendam, dan perburuan sepatu emas.
Mari kita bedah kenapa laga subuh nanti bakal seru betul:
1. Trauma Semifinal dan Kutukan Sejarah
Kedua tim ini datang ke Miami dengan sisa-sisa air mata. Prancis dibuat mati kutu sama Spanyol dengan skor 0-2, sementara Inggris nasibnya lebih tragis: sempat unggul duluan eh malah kena comeback menyakitkan dari Argentina 1-2.
Nah, urusan perebutan juara tiga ini, sejarah berpihak ke Prancis. Les Bleus punya rekam jejak bagus selalu menang di edisi 1958 dan 1986.
Sebaliknya, Inggris punya kutukan finis apes di posisi keempat pada edisi 1990 dan 2018 lalu. Skuad Tiga Singa tentu ndak mau pulang ke London sambil dicemooh media lokal mereka yang terkenal galak itu.
2. Misi Balas Dendam Tuchel vs Kado Perpisahan Deschamps
Bagi pelatih anyar Inggris, Thomas Tuchel, laga ini membawa misi suci membalas sakit hati perempat final Piala Dunia 2022 lalu saat Inggris didepak Prancis 1-2.
Tapi Prancis punya bahan bakar emosional yang jauh lebih dahsyat, Lur. Laga besok subuh dipastikan jadi panggung dansa terakhir bagi sang mentor legendaris, Didier Deschamps.
Kylian Mbappe dan kawan-kawan jelas bakal mati-matian di lapangan demi memberikan kado perpisahan berupa medali perunggu buat pelatih yang sudah ngasih mereka banyak piala itu. Ndak elok toh, kalau pelatih legendaris pamitan sambil pasang muka cemberut?
3. Perang Dingin Sepatu Emas: Mbappe vs Harry Kane
Ini dia menu utama yang bikin penyerang kedua tim bakal egois di depan gawang. Kylian Mbappe saat ini memimpin bursa top skor dengan tabungan 8 gol, sementara Harry Kane menguntit di belakangnya dengan 6 gol. Selisih dua gol ini bikin Kane bakal bernafsu membombardir gawang Prancis, sementara Mbappe juga ndak bakal mau takhtanya dikudeta di menit-menit akhir turnamen.
Kondisi Dapur Skuad dan Prediksi Formasi
Kedua tim menderita sedikit pincang di lini belakang dan tengah karena badai cedera pasca-semifinal yang intensitasnya mirip tawuran itu:
-
Prancis (4-2-3-1): Kehilangan William Saliba karena cedera punggung. Deschamps kemungkinan bakal menduetkan Upamecano dan bek muda Maxence Lacroix di jantung pertahanan, disokong Manu Kone dan Rabiot di tengah, serta poros kreativitas Olise, Barcola, Dembele, demi memanjakan Mbappe di depan.
-
Inggris (4-2-3-1): Kehilangan gelandang senior Jordan Henderson. Thomas Tuchel diprediksi bakal mempercayakan lini tengah ke duet daun muda Elliot Anderson dan Kobbie Mainoo, sementara Jude Bellingham bakal bertindak jadi pelayan utama di belakang striker tunggal Ollie Watkins (Harry Kane kemungkinan disimpan dulu atau masuk di babak kedua buat taktik kejutan).
Ramalan Skor Semenjana: Prancis di Atas Angin?
Kalau melihat kalkulasi di atas kertas, Prancis sedikit diunggulkan. Mengapa? Logikanya sederhana, mereka punya waktu rebahan dan istirahat sehari lebih lama ketimbang Inggris. Dalam turnamen seketat Piala Dunia, tabungan energi 24 jam itu berharga banget, Lur.
Selain itu, mental Inggris tampaknya agak goyang pasca dikandaskan Argentina secara dramatis kemarin. Menghilangkan beban psikologis habis kena comeback itu ndak gampang dalam waktu singkat.
Pertandingan diprediksi bakal berjalan terbuka, saling jual beli serangan, dan banyak gol tercipta. Pengalaman kolektif dan motivasi "Demi Deschamps" tampaknya bakal membuat Prancis keluar sebagai pemenang tipis.
Prediksi Skor: Prancis 2 - 1 Inggris.
Jadi, buat sedulur-sedulur pencinta bola, silakan pasang alarm dari sekarang. Siapkan kopi hitam kental dan camilan gorengan biar mata ndak kedip. Pertandingannya bakal disiarkan langsung di TVRI dan TVRI Sport, atau lewat live streaming di Maxstream jam 4 subuh. Kita tonton bareng-bareng siapa yang bakal tersenyum di akhir laga. (*)