STY Kecewa, Sikapi Bentrok Suporter Persija dan Persita Tangerang

Agus Jaka Purnama • Dipublikasikan Senin, 19 Oktober 2026 | 21:10 WIB
Pelatih Persija Shin tae Yong saat jumpa pers usai laga melawan Persita Tangerang, akhir pekan lalu.
Pelatih Persija Shin tae Yong saat jumpa pers usai laga melawan Persita Tangerang, akhir pekan lalu.

radarsampit.jawapos.com-Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, angkat bicara soal insiden kericuhan antarsuporter yang sempat mewarnai duel kontra Persita Tangerang pada pekan kelima Super League 2026/2027.

Ia nampak kecewa dan mengaku tidak habis pikir melihat suporter yang seharusnya datang untuk mendukung tim kesayangan justru terlibat perkelahian.

Persija menelan kekalahan 2-3 saat bertandang ke markas Persita di Banten International Stadium (BIS), Sabtu (17/10). Laga tersebut sempat diwarnai kericuhan antarsuporter kedua kesebelasan di tribune saat jeda turun minum.

Kondisi tersebut membuat wasit memutuskan untuk menunda dimulainya babak kedua. Kick-off babak kedua akhirnya baru dimulai pada pukul 20.31 WIB, mundur sekitar 31 menit dari jadwal semula yang seharusnya berlangsung sekitar pukul 20.00 WIB.

Menanggapi insiden tersebut, Shin Tae-yong menyoroti sikap suporter kedua kubu. Menurutnya, kehadiran suporter seharusnya menjadi bentuk dukungan kepada tim kesayangan, bukan justru memicu perkelahian.

“Saya benar-benar tidak mengerti mengapa orang datang untuk menonton olahraga dan mendukung tim kesayangannya, tetapi justru berujung saling berkelahi,” kata Shin Tae-yong dalam konferensi pers, dikutip Minggu (18/10).

Baca Juga: Pecah Telur! Isenmulang Kalteng FC Taklukkan Persijap 1-0, Tinggalkan Dasar Klasemen

Shin Tae-yong juga berharap seluruh pihak dapat mengendalikan diri demi menjaga suasana pertandingan tetap kondusif. Ia menilai sikap saling menahan diri menjadi kunci agar pertandingan sepak bola dapat berlangsung dengan baik tanpa diwarnai kericuhan.

“Hal seperti itu seharusnya bisa kita kendalikan bersama. Dengan saling menahan diri, pertandingan yang bagus bisa tersaji dan suasana stadion pun menjadi lebih kondusif. Saya berharap semua pihak bisa lebih menahan diri,” terang dia.

Kendati demikian, Shin Tae-yong tetap mendukung kebijakan yang memperbolehkan suporter hadir di stadion, baik untuk tuan rumah maupun tim tamu. Namun, ia mengingatkan seluruh suporter klub untuk bersikap lebih dewasa agar tidak terjadi insiden yang mengancam keselamatan jiwa dalam sepak bola.

“Ya, menurut saya, pertandingan profesional harus selalu dihadiri penonton. Baik bermain di kandang maupun tandang, kehadiran penonton jelas sangat diperlukan,” ucap Shin Tae-yong.

“Namun, dukungan terhadap tim jangan sampai berlebihan. Kita semua berasal dari bangsa dan negara yang sama, kita sama-sama warga negara ini,” lanjutnya.

Terlepas dari hal itu, kekalahan dari Persita sekaligus menyudahi tren kemenangan Persija. Ini menjadi kekalahan perdana bagi Macan Kemayoran setelah selalu menang dalam empat laga awal.

Sebaliknya, hasil ini menjadi catatan bagi Persita. Tim berjuluk Pendekar Cisadane itu belum terkalahkan dalam lima pertandingan yang telah dijalani, dengan torehan tiga kemenangan dan dua hasil imbang.

Tambahan tiga poin membawa Persita naik ke peringkat ketiga klasemen sementara dengan koleksi 11 poin. Sementara itu, Persija masih bertahan di puncak klasemen dengan raihan 12 poin.(an/ed/jpc)

Editor : Agus Jaka Purnama
Super League 2026/2027 Banten International Stadium Shin Tae-yong (STY) persita tangerang persija jakarta