Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hubungkan Dua Kecamatan, USTP Group Bangun Jembatan Senilai 18 Miliar

Ria Mekar Anggreany

PT Sumber Mahardika Graha (SMG) dan PT Graha Cakra Mulia (GCM) di bawah naungan Union Sampoerna Triputra Persada (USTP) Group membangun jembatan beton senilai 18 miliar.
PT Sumber Mahardika Graha (SMG) dan PT Graha Cakra Mulia (GCM) di bawah naungan Union Sampoerna Triputra Persada (USTP) Group membangun jembatan beton senilai 18 miliar.

Advertisement

 

Radarsampit.jawapos.com - PT Sumber Mahardika Graha (SMG) dan PT Graha Cakra Mulia (GCM) di bawah naungan Union Sampoerna Triputra Persada (USTP) Group membangun jembatan beton senilai 18 miliar.

Advertisement

Jembatan USTP tersebut yang menyebrangi sungai Lamandau yang menghubungkan antar desa serta Kecamatan Lamandau dan Kecamatan Belantikan Raya dibangun dengan dana Corporate Social Responsibility (CSR) berukuran lebar 5 meter dan panjang kurang lebih 97 meter ini menelan biaya 18 miliar rupiah.

"Jembatan ini menghubungkan Desa Bakonsu, Kecamatan Lamandau dan Desa Sungai Buluh, Kecamatan Belantikan Raya. Dengan adanya jembatan ini bisa memangkas waktu tempuh masyarakat yang pergi ibukota Nangabulik, yang jalur yang awalnya memutar ke Beruta, Perigi, Simpang Sepaku baru ke Nangabulik, bisa langsung dari wilayah Belantikan Raya menyeberangi Sungai Lamandau ke Desa Bakonsu lalu ke Nangabulik," kata Manager CSR USTP Group Alex Gunawan saat dihubungi, Jumat (6/11/2026).

Ia melanjutkan Jembatan USTP ini diresmikan oleh Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra bersama, Direksi Union Sampoerna Triputra Persada (USTP) tanggal 25 Juli 2025 lalu.

Advertisement

Dengan adanya akses jembatan ini arus lalu lintas orang dan barang menjadi lebih mudah, distribusi hasil perkebunan menjadi lebih lancar, serta membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat sekitar.

"Kami berharap kita bisa bersama-sama menjaga jembatan ini, bisa memanfaatkannya untuk akses bersama untuk meningkatkan perekonomian kita, Jembatan ini tidak hanya sebagai penghubung secara fisik, tetapi juga menjadi simbol sinergi antara pemerintah, perusahaan dan masyarakat dalam mendukung kemajuan wilayah, khususnya di sektor perkebunan dan transportasi lokal." pungkas dia.(mex)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SampitIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Berita Terkini

Advertisement

Populer