Kejutan terjadi dilanjutan babak 16 besar Piala Dunia 2026, dengan tersingkirnya timnas Brasil setelah ditaklukan Norwegia dengan skor 2-1. Laga berlangsung di Stadion MetLife New Jersey, AS, Senin (6/7/2026) dini hari WIB.
Dua gol Norwegia ke gawang timnas berjuluk Selecao itu, dicetak Erling Haaland di menit ke-79 dan ke-90. Sementara satu satunya gol balasan Brasil dicetak Neymar jr pada menit 90+10 lewat tendangan penalti.
Laga berjalan sengit sejak peluit kick off ditiup wasit. Norwegia langsung mengambil inisiatif serangan lebih dulu, dan sempat mencetak gol pada menit keempat sebelum dianulir karena offside.
Kemudian di menit ke-12, Brasil memperoleh keuntungan setelah mendapat hadiah penalti, akibat Matheus Cunha dilanggar di kotak 16 oleh Kristoffer Ajer. Namun, Bruno Guimaraes sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya, bola tendangannya diblok kiper Norwegia, Orjan Nykand.
Brasil pun meningkatkan serangannya usai gagal penalti. Hasilnya, peluang tercipta saat tembakan keras Rayan di menit ke-16. Namun melenceng jauh dari tiang terdekat gawang Norwegia.
Peluang juga diciptakan Norwegia dimenit ke-37, melalui sundulan Erling Haaland menyambut umpan silang Antonio Nusa. Namun bola bisa diamankan kiper Brasil, Alisson.
Brasil juga memperoleh peluang pada menit ke-40 lewat Vinicius Junior hasil merebut bola dari Odegaard. Namun tendangan rendahnya ke arah gawang bisa diblokir oleh kaki Nyland.
Norwegia juga balas menekan di menit 45+4, namun bola tendangan Odegaard bisa ditangkap Alisson. Saling serang di sisa babak pertama itu, belum menghasilkan gol.
Masuk babak kedua, Norwegia menyusun serangan dengan hati-hati dan mencoba meningkatkan penguasaan bola. Sementara Brasil bermain dengan pola bertahan.
Namun, Brasil meraih peluang lebih dulu pada menit ke-58, melalui Endryk yang memperoleh peluang emas usai menerima umpan Vinicius. Namun sayang bola tendangannya melenceng dari gawang Norwegia.
Norwegia terancam lagi pada menit ke-62, namun Nyland tampil gemilang di bawah mistar. Bola dari sepak pojok yang disambut Rayan, bisa diatasi Nyland dengan kakinya.
Selanjutnya pada menit ke-68, Brasil mau menambah daya serangannya dengan memasukkan Neymar jr.
Norwegia kembali dapat peluang pada menit ke-74. Namun lagi-lagi kiper Brasil, Alisson sukses menepis bola tendangan kaki kanan Andreas Schjelderup, dan membuahkan sepak pojok.
Kemudian setelah itu pada menit ke-79, sundulan Haaland sukses menjebol gawang Brasil. Berawal dari umpan silang Schjelderup, bola di udara disambar Haaland dengan kepalanya yang tak bisa ditepis Alisson, dan Brasil tertinggal 0-1.
Brasil pun merespon dengan menambah daya serangannya. Kiper Norwegia Nyland benar-benar berjibaku dmuntuk menghalau serangan-serangan pemain asuhan Carlo Ancelotti itu.
Pada menit ke-86, gawang Norwegia nyaris kebobolan, namun tertolong
penyelamatan gemilang Nyland dengan tepisan brilian saat bola melambung ke arah gawangnya,usai mengenai rekannya Ajer.
Kejutan pun terjadi di menit 90. Norwegia menggandakan keunggulan menjadi 2-0 setelah tendangan kaki kiri Haaland memanfaatkan assist Schjelderup mengarah ke pojok kiri gawang Brasil.
Di sisa waktu, Norwegia meningkatkan kedisiplinan dalam menghalau serangan Brasil. Sementara Neymar jr dan kawan-kawan tampak frustrasi untuk bisa mendapatkan peluang.
Kemudian Brasil mendapat hadiah penalti keduanya pada menit ke-90+7, akibat Ostigard melanggar Casemiro di kotak 26. Neymar yang ditunjuk menjadi algojo sukses menjalankan tugasnya, sehingga memperkecil ketinggalan menjadi 1-2.
Namun usai gol penalti Neymar, tak ada peluang tercipta bagi Brasil. Hingga peluit panjang skor 1-2 tak berubah, dan Brasil tersingkir dari Piala Dunia 2026.
Kekalahan ini merupakan kali pertama Brasil tersingkir di babak 16 besar sejak Piala Dunia 1990 di Italia, saat dikalahkan Argentina. Dalam delapan edisi Piala Dunia setelah itu, Brasil selalu mampu melaju setidaknya ke perempat final.
Kekalahan ini juga menjadi pukulan bagi pelatih Carlo Ancelotti, yang baru dipercaya menangani Brasil dengan harapan mengembalikan kejayaan tim lima kali juara dunia tersebut. Meski diperkuat deretan pemain bintang seperti Neymar, Vinícius Junior, Endrick, dan Bruno Guimarães, Brasil dinilai gagal menampilkan permainan yang solid sepanjang laga.
Laga ini juga menjadi penampilan terakhir Neymar jr bersama timnas Brasil, setelah 120 penampilan dengan produktivitas terbanyak di timnas tersebut, yakni 79 gol. (int/gs)
Editor : Agus Jaka Purnama