Timnas Argentina dan Austria sama-sama mengoleksi tiga poin di matchday pertama Grup J Piala Dunia 2026. Siapa pun yang keluar sebagai pemenang dalam laga ini dipastikan lolos lebih cepat ke 32 besar.
Sebaliknya, hasil imbang berpotensi membuat persaingan Grup J kian terbuka dan memberi peluang bagi Yordania maupun Aljazair untuk tetap bersaing hingga pekan terakhir fase grup.
Dalam laga ini Argentina datang dengan status juara bertahan sekaligus salah satu kandidat kuat juara, sedangkan Austria berupaya membuktikan diri setelah penantian 28 tahun tampil di pesta Piala Dunia.
Sebelumnya, kedua tim ini pernah bertemu dua kali di lapangan hijau, dalam tajuk laga persahabatan puluhan tahun silam. Argentina sempat membantai Austria 5-1 di Wina pada Mei 1980. Kemudian pertemuan kedua, ditahan imbang 1-1 pada Mei 1990.
Tim eropa berjuluk Das Team itu, lolos ke Piala Dunia 2026 dengan status juara Grup H kualifikasi zona UEFA berkat catatan impresif enam kemenangan dan surplus 18 gol. Ketangguhan mereka pun langsung terbukti lewat kemenangan meyakinkan 3-1 atas Yordania pada laga perdana.
Kendati demikian, meladeni kekuatan Argentina jelas tantangan besar dan masif bagi Marcel Sabitzer dan kawan-kawan. Meski Austria solid, pengalaman dan kualitas individu pemain timnas Argentina, akan menjadi hambatan.
Salah satu kunci bagi Austria, yaitu menjaga disiplin organisasi permainan saat ditekan dalam durasi lama.
Sebab, apabila kombinasi kecepatan, pergerakan tanpa bola, dan penyelesaian akhir klinis dari trio Messi, Lautaro, dan Alvarez mampu mengurung Austria, maka ruang kosong lambat laun bakal terbuka dan mereka jadi mangsa empuk bagi Tim Tango.
Baca Juga: Raja Gol Sementara! Messi Kuasai Panggung Piala Dunia 2026
Sementara untuk urusan menggedor jala lawan, Austria masih mengandalkan penyerang gaek sekaligus pencetak gol terbanyak sepanjang masa mereka, Marko Arnautovic. Ia akan didampingi Romano Schmid di barisan depan.
Di sektor pertahanan, pengalaman serta kepemimpinan David Alaba menjadi pilar krusial untuk mengoordinasi garis belakang Austria dari gelombang serangan Argentina.
Sementara Leonel Messi dan kawan-kawan, sebelumnya tampil dominan melibas Aljazair tiga gol tanpa balas di Kansas City pada laga pembuka Grup J. Sang megabintang itu kembali menjadi ruh permainan tim, dan mencetak tiga gol. Meski usia sudah 38 tahun, La Pulga tetap jadi poros utama dari setiap skema serangan mematikan anak asuh Lionel Scaloni.
Kemenangan telak itu memperpanjang rekor impresif La Albiceleste yang menyapu bersih lima laga terakhir dengan torehan 15 gol.
Usai kemenangan atas Aljazair, sang pelatih Lionel Scaloni sampai mengaku bingung dalam memilih starting line-up untuk laga berikutnya kontra Austria.
"Pelatih harus membuat keputusan, siapa yang bermain, siapa tidak, siapa yang masuk, siapa keluar. Semua orang ingin bermain di lapangan, tetapi membangun tim butuh 11 pemain, dan Anda mencari komposisi yang ideal," ujar Scaloni dikutip dari Ruters.
Sementara itu, sejauh ini sudah ada 3 tim yang sudah pasti lolos ke 32 besar Piala Dunia 2026. Mereka adalah Meksiko di Grup A, Amerika Serikat di Grup D, dan Jerman di Grup E.
Selain itu ada pula 2 tim yang sudah pasti gugur. Mereka adalah Haiti di Grup C dan Turki di Grup D,yang tereliminasi karena tidak mungkin finis di peringkat 3 meski masih matchday 2.
Fase knockout Piala Dunia 2026 nanti, untuk pertama kalinya dalam sejarah akan diisi oleh 32 negara. Tercatat, 24 tim akan lolos sebagai juara dan runner-up grup. Sementara itu, ada 8 tim lain bisa lolos melalui jalur peringkat 3 terbaik. Di sisi lain, terdapat 16 tim yang gugur, yaitu 12 juru kunci grup dan 4 tim peringkat 43 terburuk.(int/tir/jpc)
Jadwal Piala Dunia 2026
Senin, 22 Juni 2026
02.00 WIB: Belgia vs Iran (Grup G)
05.00 WIB: Uruguay vs Cabo Verde (Grup H)
08.00 WIB: Selandia Baru vs Mesir (Grup G)
Selasa, 23 Juni 2026
00.00 WIB: Argentina vs Austria (Grup J)
04.00 WIB: Prancis vs Irak (Grup I)
07.00 WIB: Norwegia vs Senegal (Grup I)
10.00 WIB: Yordania vs Aljazair (Grup J)
Editor : Agus Jaka Purnama