Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Veda Ega Pratama Tutup FP1 di Posisi 20. Masih Adaptasi Perubahan Cuaca dan Trek Basah di Mugello

Agus Jaka Purnama • Jumat, 29 Mei 2026 | 21:34 WIB
Penampilan Ega Pratama di salah satu seri balapan Moto3.(net)
Penampilan Ega Pratama di salah satu seri balapan Moto3.(net)

radarsampit.jawapos.com-Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama menutup sesi FP1 Moto3 Italia 2026 di posisi ke-20 setelah menjalani latihan dalam kondisi trek basah di Sirkuit Mugello, Italia, Jumat (29/5). Sementara rival lamanya di Red Bull Rookies Cup Hakim Danish, tampil lebih cepat dengan finis di posisi kedelapan dan sempat memimpin sesi.

Hujan yang mengguyur sirkuit Mugello membuat seluruh pembalap harus ekstra hati-hati sejak awal sesi. Kondisi lintasan yang licin memaksa para rider termasuk Veda Ega lebih fokus membaca grip ketimbang langsung memburu catatan waktu terbaik.

Veda Ega Pratama memulai FP1 dengan cukup hati-hati. Debutan Honda Team Asia itu tampak masih mempelajari karakter lintasan Mugello yang berubah drastis akibat hujan deras sebelum sesi dimulai. Pembalap berjuluk The Rocket Boy tersebut mencatat waktu awal 2 menit 17,409 detik pada lap ketiganya. Catatan itu belum kompetitif, tetapi perlahan Veda mulai menemukan ritmenya dengan peningkatan ke 2:16,455 lalu 2:14,765 detik.

Performa itu sempat membawa Veda bertahan di posisi 10 besar pada fase awal latihan bebas. Situasi tersebut cukup menjanjikan mengingat Mugello merupakan salah satu sirkuit tercepat di kalender Moto3.

Sebagai gambaran, rekor lap Moto3 di Mugello mencapai 1:53,926 detik untuk semua sesi dan 1:54,738 detik saat balapan. Torehan itu tentu dicapai dalam kondisi lintasan kering dan cuaca optimal.

Persaingan lama antara Veda Ega Pratama dan Hakim Danish kembali tersaji di Mugello. Bedanya, kali ini mereka bertemu di ajang Moto3 World Championship, bukan Red Bull Rookies Cup seperti musim lalu.

Baca Juga: Jadwal Moto3 Italia 2026, Veda Ega Pratama Punya Pengalaman Manis Di Sirkuit Mugello

Hingga 15 menit sesi berjalan, Danish justru tampil paling cepat lewat catatan 2:13,274 detik. Pembalap AEON Credit MT Helmets - MSI itu kemudian terus mempertajam waktunya hingga menyentuh 2:12,553.

Veda beberapa kali terlihat membuntuti Danish di trek. Selain memanfaatkan slipstream atau towing, situasi tersebut juga dimanfaatkan untuk mempelajari racing line rivalnya di kondisi lintasan basah.

Strategi itu sempat membantu Veda memperbaiki waktu menjadi 2:14,327 detik. Namun Danish tampil jauh lebih agresif hingga menjadi pembalap pertama yang menembus 2 menit 11 detik pada sesi FP1 Moto3 Italia 2026.

Tak lama kemudian, beberapa rider lain ikut masuk ke zona 2:11, termasuk pemuncak klasemen sementara Moto3 musim ini, Maximo Quiles dari CFMoto Gaviota Aspar Team.

Veda Naik ke 15 Besar Sebelum Turun ke P20

Memasuki 10 menit terakhir sesi, Veda Ega Pratama kembali turun ke lintasan untuk melakukan time attack terakhir. Upaya itu langsung membuahkan hasil setelah catatan waktunya meningkat menjadi 2:13,044 detik.

Veda kemudian kembali mempertajam waktunya menjadi 2:12,954 detik. Catatan tersebut sempat mengangkatnya ke posisi 15 besar sebelum akhirnya tergeser pembalap lain pada menit-menit akhir sesi.

Sayangnya, Veda gagal memperbaiki waktunya pada putaran terakhir. Rider Honda Team Asia itu harus puas mengakhiri FP1 Moto3 Italia 2026 di posisi ke-20.

Sementara itu, pembalap Leopard Racing, Adrian Fernandez, keluar sebagai yang tercepat dengan catatan 2:09,930 detik. Posisi kedua ditempati Joel Esteban dari tim MTA KTM dengan waktu 2:10,169.

Dengan kondisi cuaca Mugello yang masih berpotensi berubah, peluang Veda untuk bangkit pada sesi berikutnya tetap terbuka lebar. Apalagi pembalap asal Indonesia itu punya memori manis setelah pernah menang di Mugello saat tampil di Red Bull Rookies Cup musim lalu.

Sirkuit Mugello bukan tempat asing bagi Veda Ega Pratama karena lintasan tersebut menyimpan banyak kenangan manis.

Musim lalu, Veda sukses menyapu bersih kemenangan Race 1 dan Race 2 Red Bull Rookies Cup di trek legendaris Italia tersebut.

Catatan positif itu membuat motivasi Veda semakin berlipat menghadapi Moto3 Italia 2026. Mugello dikenal sebagai salah satu sirkuit tercepat di kalender MotoGP dengan karakter teknis dan lintasan lurus panjang yang sangat menantang.

Veda mengaku sangat menyukai karakter Mugello yang memadukan kecepatan tinggi dan teknik berkendara presisi. Menurutnya, trek tersebut sangat cocok untuk pertarungan kelas Moto3 yang terkenal agresif.

“Mugello adalah sirkuit yang sangat saya sukai karena sangat cepat dan teknis sekaligus,” ujar Veda. Rider Indonesia itu merasa lintasan Mugello memberikan sensasi berbeda dibanding sirkuit lainnya.

“Lintasan lurus yang panjang dan tikungan-tikungan cepat membuatnya sangat istimewa untuk Moto3,” lanjutnya. Pengalaman positif musim lalu menjadi modal mental penting bagi Veda menghadapi persaingan ketat akhir pekan ini.

Meski begitu, tantangan berbeda kini harus dihadapi Veda karena dirinya sudah menggunakan motor Honda di Moto3. Situasi itu berbeda dibanding musim lalu saat masih tampil di Red Bull Rookies Cup dengan motor KTM.(lat/riz/jpc)

 

Editor : Agus Jaka Purnama
#Moto3 Italia 2026 #Sirkuit Mugello #FP1 #veda ega pratama #catatan