Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Sejarah Kedua Kali, Arsenal ke Final di Liga Champions

Agus Jaka Purnama • Rabu, 6 Mei 2026 | 21:24 WIB
Ekspresi pelatih, ofisial dan pemain Arsenal setelah berhasil lolos ke final Liga Champions 2025/2026, Rabu (6/5) dini hari wib.(net)
Ekspresi pelatih, ofisial dan pemain Arsenal setelah berhasil lolos ke final Liga Champions 2025/2026, Rabu (6/5) dini hari wib.(net)

radarsampitjawapos.com- Arsenal melangkah ke final Liga Champions di Budapest setelah memenangkan duel ketat versus Atltico Madrid 1-0, Rabu (6/5) dini hari WIB.

Gol tunggal lahir dari Bukayo Saka, yang memanfaatkan bola muntah setelah Gyokeres mengganggu Jan Oblak di sisi lapangan, sebelum Leandro Trossard melepas tembakan rendah yang memaksa situasi berbahaya di depan gawang. Gol semata wayang itu memastikan The Gunners memenangi semifinal dengan agregat 2-1 dan mengunci satu tempat di partai final di Budapest akhir bulan nanti.

Kemenangan bersejarah ini mengantarkan Arsenal ke final Liga Champions untuk kedua kalinya sepanjang sejarah setelah kekalahan dari Barcelona di final 2006.

Tim ini menunjukkan kerja keras luar biasa, apalagi dengan beban ganda di Premier League dan Liga Champions. Dibandingkan tim lain di semifinal, Arsenal menghadapi tekanan kompetisi domestik yang lebih intens.

Perjalanan Arsenal di Liga Champions di bawah Arteta menunjukkan progres luar biasa. Empat tahun lalu mereka bahkan tidak bermain di kompetisi Eropa. Lalu kembali ke Liga Europa, kemudian ke Liga Champions, hingga kini mencapai semifinal dan akhirnya final.

“Sekarang kami sudah berada di level klub besar yang ingin terus bersaing untuk trofi tertinggi,” ujar Arteta. “Ini wajib dipertahankan. Saya sangat bangga pada semua orang di klub ini. Kami tahu betapa pentingnya momen ini, dan kami memberikan segalanya,” ujar Mikel Arteta kepada NYT.

Sementara itu, gelandang Arsenal Declan Rice mengaku hampir kehabisan kata-kata setelah mengantar timnya ke final Liga Champions dan hanya bisa menyebut kemenangan 1-0 atas Atletico Madrid dalam leg kedua sebagai malam terbaik yang pernah ia alami di Stadion Emirates, London, Inggris.

Baca Juga: Hasil Pekan ke 35 EPL, Man City Imbang dan Arsenal Kokoh di Puncak

"Malam seperti ini sudah sangat dinantikan, malam seperti ini saya rasa adalah malam terbaik di Emirates yang pernah saya saksikan, bahkan lebih baik dari laga melawan Real Madrid musim lalu," kata Rice selepas pertandingan dikutip dari laman resmi Arsenal, usai pertandingan.

Secara khusus Rice juga menyanjung atmosfer yang diciptakan oleh para suporter Arsenal bukan hanya di tribun Emirates, tetapi juga sejak pintu masuk tempat ia dan rekan-rekannya turun dari bus tim.

Rice bercerita bahwa suar yang menyambut bus tim membuat bulu kuduk para pemain Arsenal berdiri sekaligus menyuntik semangat mereka.

"Saya tidak pernah melihat Emirates yang semacam ini, jadi saya berterima kasih banyak kepada para suporter karena kami jelas membutuhkan itu semua," katanya.

Rice hanya melewatkan dua pertandingan dalam perjalanan Arsenal ke final Liga Champions musim ini, yakni kontra Club Brugge dan Kairat Almaty di fase liga.

Bagi Rice, ini menjadi final Eropa keduanya setelah yang pertama terjadi pada musim 2022/2023 ketika mengantarkan klub lamanya West Ham United menjuarai Liga Conference di Praha.

"Kita lihat nanti. Budapest, saya ingin semua fans Arsenal datang. 200 ribu orang, datanglah! Kita butuh semua dukungan dan energi untuk membuat momen ini benar-benar spesial," katanya.

Arsenal menunggu lawan yang akan mereka hadapi di Puskas Arena, Budapes, 30 Mei mendatang, yakni pemenang semifinal lain antara juara bertahan Paris Saint-Germain (PSG) dan Bayern Muenchen. (ant/ba/jpc)

 

Editor : Agus Jaka Purnama
#gol tunggal #arsenal #mikel arteta #liga champions #sejarah