radarsampoitjawapos.com- Atletico Madrid kembali menembus semifinal Liga Champions Eropa setelah 19 tahun. Meski dikalahkan FC Barcelona 1-2 dalam leg ke 2 perempat final di Riyadh Air Metropolitano, Madrid, Kamis (16/4) dini hari WIB, Atletico berhak lolos dengan agregat 3-2.
Terakhir kali Atletico lolos ke semifinal Liga Champions pada edisi 2016–2017 atau sembilan tahun silam. Saat itu, klub berjuluk Los Colchoneros tersebut disingkirkan oleh rival sekota, Real Madrid, dengan agregat 2-4.
Cholo –sapaan akrab Diego Simeone – mengklaim mentalitas anak asuhnya semakin kuda hitam makin teruji setelah menyingkirkan Barca yang lebih difavoritkan. Itu sekaligus jadi bekal memburu tiket final di Puskas Arena, Budapest, 31 Mei mendatang.
’’Tahukah Anda betapa luar biasa lolos ke semifinal Liga Champions. Berada di antara empat klub terbaik yang ada di Eropa. Fantastis!’’ ucap Cholo.
Di antara para pemain Atletico, striker Antoine Griezmann terlihat paling lama bertahan di lapangan usai mengalahkan Barca. Grizi –sapaan akrabnya– sangat larut menikmati momen lolos ke semifinal Liga Champions.
Bagi Grizi, prestasi di Liga Champions akan jadi kado terbaik sebelum pergi di akhir musim. Striker 35 tahun itu akan memperkuat klub MLS, Orlando City, per Juli mendatang.
Baca Juga: Bayern Munchen vs Real Madrid di Leg 2 UCL 2025/2026, Pertarungan Gengsi Dua Raksasa
Grizi termasuk bagian dari skuad Atletico saat lolos ke semifinal Liga Champions 2016–2017. ’’Aku akan memberikan segalanya ke klub ini sampai hari terakhirku berada di sini,’’ tutur top scorer sepanjang masa Atletico dengan 211 gol tersebut.
Selain Atletico, juara bertahan Paris Saint-Germain (PSG) juga lolos ke semifinal kemarin. PSG menyingirkan Liverpool FC (LFC) dengan agregat 4-0. Itu berarti Les Parisiens –julukan PSG– selalu menembus empat besar Liga Champions dalam tiga musim terakhir.
Meski melewati hadangan LFC dengan relatif nyaman, entraineur PSG Luis Enrique memiliki pandangan berbeda. ’’Kuncinya jelas, kami perlu keberuntungan. Kami beruntung sebab kami tidak kebobolan dalam dua leg. Para pemain juga selalu memberikan penampilan terbaik mereka,” tutur Lucho –sapaan akrab Luis Enrique– kepada Canal+.
Sementara itu, Real Madrid juga tersingkir setelah kalah agregat dengan Bayern Munchen. Laga yang berakhir dengan skor 4-3 tersebut (aggregat 6-4) dimainkan di Allianz Arena, Kamis (16/4).
Untuk mengalahkan Real Madrid, Bayern Munchen harus menampilkan level permainan yang tinggi.
"Itu pertandingan yang sulit. Kami tahu akan sulit melawan Real Madrid di Liga Champions. Mereka jelas memiliki koneksi khusus dan Anda selalu harus bermain di level tertinggi untuk mengalahkan mereka dan menyingkirkan mereka dari kompetisi," kata Harry Kane yang dikutip laman resmi Bayern Munchen, Kamis (16/4).
Di babak pertama, Harry Kane mengakui bahwa Bayern Munchen tidak siap menghadapi transisi para pemain Real Madrid. Akibatnya, Bayern Munchen membuat Real Madrid unggul 2-3 dan menjadikan aggregat imbang 4-4.
"Babak pertama agak kacau – kami jelas memulai dengan sangat buruk – tetapi kami berjuang kembali ke permainan dengan baik. Namun, pemain mereka dalam transisi benar-benar dapat membahayakan Anda, dan itulah yang menghukum kami," lanjut Kane.
Bayern Munchen akhirnya memilih bermain lebih sabar di babak kedua. Hal itu yang membuat mereka bisa memanfaatkan peluang mencetak gol menjelang menit akhir lewat gol dari Luis Diaz dan Michael Olise.
"Di babak kedua, kami memutuskan untuk sedikit lebih sabar. Kami tahu seiring berjalannya pertandingan, kami akan menjadi sedikit lebih kuat, dan kami mampu memanfaatkan peluang kami menjelang akhir pertandingan," pungkas Harry Kane.
Penyerang timnas Inggris tersebut telah mencetak 12 gol dan masih terpaut tiga gol dari Kylian Mbappe yang sudah tidak bisa menambah golnya lagi. Kini, Harry Kane bakal bersaing dengan Julian Alvarez dan Khvicha Kvaratskhelia untuk menjadi pencetak gol terbanyak di Liga Champions musim ini.
Dengan kemenangan melawan Real Madrid, Bayern Munchen semakin dekat menuju Puskas Arena, Budapest, tempat berlangsungnya final Liga Champions. Di semifinal, tim asuhan Vincent Kompany itu akan menghadapi PSG pada 29 April nanti. Sementara Atletico Madrid akan berhadapan dengan Arsenal. (an/hen/jpc)
Editor : Agus Jaka Purnama