radarsampitjawapos.com- Persib Bandung makin menunjukkan kelasnya sebagai kandidat kuat juara Super League 2025/2026. Kemenangan 3-2 atas Bali United, Minggu (12/4) malam membuat posisi mereka di puncak klasemen semakin kokoh. Laga pekan ke-27 itu digelar di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Tambahan tiga poin membuat Persib Bandung kini mengoleksi 64 poin dari 27 pertandingan. Angka itu menempatkan mereka berjarak empat poin dari Borneo FC di posisi kedua. Keunggulan ini memperpanjang tren positif tanpa kekalahan dalam tujuh laga terakhir.
Persaingan di papan atas memang masih terbuka, tetapi konsistensi jadi pembeda utama. Persib Bandung tampil stabil saat rival seperti Borneo FC dan Persija Jakarta masih sesekali terpeleset.
Di sisi lain, Bali United harus menerima kenyataan pahit usai kekalahan tipis ini. Mereka tertahan di peringkat ke-10 dengan koleksi 36 poin dan mulai menjauh dari persaingan papan atas.
Sejak awal pertandingan, Persib Bandung langsung tampil menekan. Intensitas tinggi yang diperagakan Green Force membuat Bali United kesulitan mengembangkan permainan.
Peluang pertama hadir saat laga baru berjalan lima menit melalui sepakan Ramon Tanque. Namun, bola masih melebar tipis dari gawang Bali United yang dijaga Mike Hauptmeijer.
Tim tamu mencoba memberikan respons melalui serangan balik cepat. Thijmen Goppel sempat mengancam, tetapi Teja Paku Alam tampil sigap di bawah mistar.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-29 lewat skema serangan rapi. Federico Barba mengirimkan umpan silang yang disambut sundulan Ramon Tanque menjadi gol pembuka.
Keunggulan 1-0 membuat Persib Bandung semakin percaya diri mengontrol jalannya laga. Skor tersebut bertahan hingga turun minum tanpa perubahan berarti.
Memasuki babak kedua, tekanan tuan rumah tidak mengendur. Hasilnya terlihat pada menit ke-55 saat Luciano Guaycochea mencetak gol kedua.
Gol tersebut lahir dari situasi rebound yang dimanfaatkan dengan baik. Sepakan kerasnya tidak mampu dibendung lini belakang Bali United.
Situasi berubah drastis pada menit ke-65. Bek Patricio Matricardi harus meninggalkan lapangan setelah menerima kartu kuning kedua.
Baca Juga: Kalahkan Persebaya Surabaya 3-0, Persija ke Jalur Perebutan Juara Super League 2025/2026
Kondisi bermain dengan 10 orang membuat Persib Bandung berada dalam tekanan. Bali United memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk meningkatkan intensitas serangan.
Upaya itu membuahkan hasil pada menit ke-81. Teppei Yachida memperkecil ketertinggalan lewat tendangan bebas akurat ke pojok gawang.
Meski ditekan, mental juara Persib Bandung kembali terlihat. Mereka tidak panik dan tetap mampu menciptakan peluang berbahaya.
Puncaknya terjadi pada menit ke-86 saat Federico Barba mencetak gol ketiga. Gol tersebut lahir dari situasi sepak pojok yang dimaksimalkan dengan baik.
Keunggulan 3-1 sempat membuat Persib Bandung berada di atas angin. Namun, Bali United belum menyerah hingga menit akhir pertandingan.
Pada masa injury time, Jordi Bruijn mencetak gol kedua bagi tim tamu. Skor berubah menjadi 3-2 dan membuat laga semakin menegangkan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan ini tidak hanya penting secara hasil, tetapi juga berdampak besar pada klasemen. Persib Bandung kini unggul atas Borneo FC yang mengoleksi 60 poin.
Sementara itu, Persija Jakarta masih tertahan di posisi ketiga dengan 55 poin. Jarak sembilan poin membuat peluang mereka mengejar semakin berat.
Malut United dan Bhayangkara Presisi Indonesia melengkapi lima besar klasemen sementara. Keduanya masih berusaha menjaga peluang menembus zona atas hingga akhir musim.
Dengan sisa pertandingan yang semakin sedikit, setiap poin menjadi sangat berarti. Persib Bandung kini berada di jalur ideal menuju gelar juara.
Pada pekan berikutnya, Persib Bandung akan menghadapi tantangan baru saat bertandang ke markas Dewa United. Laga tersebut diprediksi kembali menjadi ujian konsistensi bagi pemuncak klasemen.(mo/hen/jpc)
Editor : Agus Jaka Purnama