Radarsampit.jawapos.com - Laga panas di ASEAN Futsal Championship 2026 menghadirkan drama luar biasa saat Timnas Futsal Indonesia mengunci kemenangan atas Australia. Gol di detik akhir menjadi penentu kemenangan 3-2 sekaligus memastikan status juara Grup B.
Bermain di Nonthaburi Hall, Bangkok, pada Selasa (8/4), skuad Garuda tampil penuh determinasi sejak awal laga. Atmosfer pertandingan terasa tegang karena kedua tim sama-sama memburu posisi puncak klasemen grup.
Timnas Futsal Indonesia langsung menekan sejak peluit pertama dibunyikan. Hasilnya, Andres Dwi Persada Putra sukses membuka keunggulan pada menit ke-9 lewat penyelesaian yang tenang dan terukur.
Memasuki babak kedua, intensitas permainan meningkat drastis dengan tempo yang jauh lebih cepat. Indonesia kembali mengambil inisiatif serangan untuk menekan lini pertahanan Australia.
Andres Dwi Persada Putra kembali menjadi pembeda lewat gol keduanya pada menit ke-33. Gol ini membuat Indonesia kembali unggul dan meningkatkan kepercayaan diri para pemain di lapangan.
Namun, Australia menunjukkan mental pantang menyerah dengan terus menekan hingga menit akhir. Pada menit ke-36, Wade Matthew Giovenali sukses menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui serangan cepat yang sulit diantisipasi.
Situasi tersebut membuat pertandingan semakin terbuka dengan kedua tim sama-sama berpeluang mencetak gol kemenangan. Ketegangan terasa hingga detik-detik akhir laga karena skor tetap imbang.
Ketika laga tampak akan berakhir tanpa pemenang, momen krusial akhirnya datang di menit terakhir. Muhammad Sanjaya muncul sebagai pahlawan dengan gol dramatis pada menit ke-40 yang langsung mengubah jalannya pertandingan.
Gol tersebut memastikan kemenangan 3-2 bagi Timnas Futsal Indonesia sekaligus memicu selebrasi penuh emosi dari para pemain. Momen ini menjadi bukti mentalitas juara yang dimiliki skuad Garuda.
Baca Juga: Tantang Australia, Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Semifinal AFC 2026
Performa luar biasa ini tak lepas dari racikan strategi pelatih Héctor Souto yang kembali mengandalkan komposisi terbaiknya. Starting five yang diturunkan mampu menjalankan peran masing-masing dengan disiplin tinggi.
Muhammad Albagir tampil solid di bawah mistar sekaligus memimpin tim sebagai kapten. Sementara Dewa Rizki Amanda, Andarias Kareth, dan Guntur Sulistyo Ariwibowo memberikan kontribusi penting dalam menjaga keseimbangan permainan.
Hasil sempurna di fase grup menjadi modal penting menuju babak berikutnya. Status juara Grup B membuat langkah Indonesia ke semifinal semakin percaya diri.
Hasil ini tidak hanya membawa Indonesia lolos ke semifinal, tetapi juga memberikan keuntungan dari sisi lawan. Sesuai regulasi turnamen, juara Grup B akan menghadapi runner up Grup A. Artinya, Indonesia tinggal menunggu siapa yang finis di posisi kedua dari grup tersebut.
Saat ini, dua tim yang sudah memastikan tiket ke semifinal dari Grup A adalah Timnas Futsal Thailand dan Timnas Futsal Vietnam. Keduanya sama-sama mengoleksi enam poin dari dua pertandingan awal, sehingga penentuan juara dan runner up akan ditentukan dari laga terakhir.
Pertemuan Thailand dan Vietnam menjadi laga kunci. Tim yang kalah dari duel tersebut otomatis akan menjadi runner up grup dan menjadi lawan Indonesia di babak semifinal.
Federasi Futsal Indonesia pun memberikan apresiasi atas kerja keras seluruh pemain. Mereka menilai semangat juang tim menjadi kunci keberhasilan di fase grup.(moc/lat/jpc)
Editor : Agus Jaka Purnama