radarsampitjawapos.com- Babak perempat final Liga Champions (UCL) Leg 1 Kamis (9/4) dini hari pukul 02.00 WIB mempertemukan dua raksasa Eropa PSG vs Liverpool, di Parc des Princes.
Sejauh ini Luis Enrique berhasil membawa PSG menduduki puncak klasemen Ligue 1 dan tampil prima di saat yang tepat. Sementara performa Liverpool di bawah asuhan Slot musim ini justru menghadapi berbagai kendala.
Raihan Livepool, dengan 14 kemenangan, 10 kekalahan, dan 7 hasil imbang sejak awal musim di liga. Sedangkan PSG memasuki laga ini sebagai favorit jelas, didukung oleh dominasi di liga domestik dan skuad yang tampaknya lebih unggul secara fisik dibandingkan lawan-lawan mereka dari Inggris.
Di Premier League, masalah bola mati terus menghantui Liverpool musim ini, merusak performa yang sebenarnya solid. Melihat tren yang tak kunjung membaik, The Reds akhirnya menilai perubahan tak lagi bisa ditunda.
The Reds pun mengambil langkah tegas terkait staf pelatih Arne Slot, dengan memecat pelatih set-piece tim utama, Aaron Briggs. Keputusan ini diambil di tengah kekhawatiran yang kian membesar soal rapuhnya The Reds saat menghadapi situasi bola mati musim ini.
Sementara itu, di luar penalti, tidak ada tim Liga Primer Inggris yang kebobolan gol dari set-piece lebih banyak daripada Liverpool, dengan total 12 gol. Tendangan sudut menjadi titik paling rawan bagi Liverpool, hanya West Ham United yang kebobolan lebih banyak dari skema tersebut.
Baca Juga: Delapan Tim Raksasa Lolos ke Perempat Final UCL 2025/2026. Bigmatch : Real Madrid vs Bayern Munchen
Ancaman Liverpool dari bola mati juga jauh dari ideal. Rata-rata mereka hanya mencetak 2,4 gol per 100 situasi bola mati, lebih buruk dibanding semua klub EPL kecuali Brentford. Secara defensif, catatan mereka sama mengkhawatirkannya, dengan kebobolan 8,2 gol per 100 bola mati, hanya lebih baik dari Nottingham Forest.
Bagi PSG, Liverpool jadi lawan kedua beruntun PSG yang berasal dari Inggris. Di babak 16 besar, PSG melumat Chelsea dengan agregat 8-2 melalui kemenangan 5-2 di kandang dan 3-0 di Stamford Bridge. Hasil itu seyogyanya menjadi peringatan bagi Arne Slot dan pasukannya.
Liverpool seperti diketahui justru tampil jauh dari ekspektasi. Meski masih mampu finish di 4 besar klasemen reguler Liga Champions dan menembus hingga 8 besar, namun performa mereka di Premier League sangat buruk.
Di antara tim 6 besar, anak asuh Arne Slot menjadi satu-satunya tim yang sudah menderita kekalahan dua digit tepatnya 10 pertandingan. Jarak dengan Aston Villa yang berada di zona Liga Champions pun menjadi lima poin.
Liga Champions pun menjadi satu-satunya harapan trofi yang bisa dimenangkan pada musim ini setelah akhir pekan lalu tersingkir di Piala FA dari Manchester City.
Sementara itu, eks pemain timnas Prancis, Christophe Dugarry memprediksi, PSG berpeluang melakukan hal yang sama saat melawan Chelsea kepada Liverpool.
"Saya pikir PSG akan mengamankan perempat final di leg pertama. Apakah Anda melihat Liverpool bermain? Mereka tidak punya stamina, mereka tidak punya apa-apa.Secara teknis mereka memiliki pemain yang bagus, mereka tidak ceroboh, tetapi mereka bermain dengan kecepatan sangat tinggi,” ujarnya.
"Ketika Anda melihat intensitas yang ditunjukkan Paris Saint-Germain, ini akan menjadi pembantaian,” tambahnya.
Selain itu menurut Dugarry, PSG kini menjadi momok bagi tim-tim Inggris setelah musim lalu jadi juara Liga Champions.
"Mereka takut. Setiap tim Inggris telah dihancurkan selama sekitar satu setengah tahun. Sekarang mereka semua takut pada Paris Saint-Germain. Saya jamin mereka akan datang dalam keadaan ketakutan," pungkas Dugarry.
Terkait susunan pemain utama yang akan dimainkan kedua tim, PSG diprediksi menurunkan formasi dengan Safonov di bawah mistar, didukung lini belakang Hakimi, Marquinhos, Pacho, dan Mendes. Di lini tengah, Neves, Vitinha, dan Zaire-Emery akan menjadi motor permainan, sementara lini depan diisi oleh Doue, Dembele, dan Kvaratskhelia.
Baca Juga: Performa Klub Inggris di 16 Besar UCL 2025/2026 Menurun. Berikut Jadwal Leg ke 2
Namun, Ousmane Dembele dilaporkan mengalami cedera ringan di betis, sementara Bradley Barcola kemungkinan absen. Pelatih Luis Enrique memiliki opsi alternatif seperti Kang-in Lee atau Goncalo Ramos untuk memperkuat lini serang.
Sementara itu, Liverpool diperkirakan menurunkan Mamardashvili sebagai penjaga gawang. Lini belakang kemungkinan diisi Szoboszlai, Konate, Van Dijk, dan Kerkez. Duet Gravenberch dan Mac Allister akan mengisi lini tengah, dengan trio Salah, Wirtz, dan Gakpo menopang striker tunggal mereka, Ekitike.
Striker Alexander Isak disebut berpeluang kembali, namun kemungkinan belum akan langsung menjadi starter. Dengan kondisi skuad yang relatif lebih lengkap selain absennya Alisson, Liverpool berpotensi tampil lebih ofensif. Arne Slot bahkan bisa saja mengubah pendekatan dengan menambah daya serang demi mengimbangi agresivitas PSG.(tir/bl/int/jpc)
Editor : Agus Jaka Purnama