Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Kembali ke Jalur Kemenangan, Modal Persebaya Surabaya Menatap Laga Klasik Versus Persija Jakarta

Agus Jaka Purnama • Senin, 6 April 2026 | 20:25 WIB
Aksi pemain Persebaya saat menghadapi Persita Tangerang, di Gelora Bung Tomo, Sabtu (4/4).(doc.persebaya)
Aksi pemain Persebaya saat menghadapi Persita Tangerang, di Gelora Bung Tomo, Sabtu (4/4).(doc.persebaya)

Persebaya Surabaya menepati janji dengan memperbaiki performa dan sukses meraih kemenangan 1-0 saat mengalahkan  Persita Tangerang di Gelora Bung Tomo, Sabtu (4/4). Persita yang menempati dua peringkat di atas Green Force, dan pada pekan sebelumnya melumat Madura United dengan skor telak 4-1.

Bek tengah Persebaya Risto Mitrevski juga mengakui bahwaa laga menghadapi Pendekar Cisadane memang sulit. Sehingga untuk mengalahkannya, para pemain tuan rumah benar-benar disiplin sejak awal laga.

 Kami tahu sejak awal bahwa ini akan menjadi pertandingan yang sulit karena Persita adalah tim yang sangat baik. Karena itu kami mencoba mengendalikan jalannya permainan sejak awal dan bermain dengan disiplin,” ujar Risto seperti dikutip dari akun Instagram Liga 1 Match.

Meski sulit, Persebaya bisa keluar dari tekanan dan bisa mengontrol jalannya pertandingan. Mereka juga mampu menciptakan sejumlah peluang meski gol dari Rivera baru hadir di babak kedua.

 ”Kami mampu menciptakan lebih banyak peluang. Pada babak pertama kami bisa mengontrol permainan dengan cukup baik. Di babak kedua kami mencoba bermain lebih menyerang untuk menambah gol. Tetapi yang paling penting bagi kami menang, apalagi setelah kekalahan menyakitkan di pekan sebelumnya,” tutur Risto Mitrevski.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Pimpin 5 Tim Denda Terbesar di Super League 2025/2026

Secara statistik, Green Force memang menciptakan lebih banyak peluang daripada Pendekar Cisadane. Mereka mencatatkan tiga tendangan mengarah ke gawang, sedangkan tim tamu hanya membuat satu shoot on goal, meski sama-sama membuat total tujuh tendangan.

Pemain asal Makedonia Utara ini juga memuji kinerja keseluruhan pemain karena Persebaya tidak akan menang jika permainan dan kekompakan tim tidak berjalan secara semestinya.

”Kunci kemenangan ini adalah kerja tim dan sikap semua pemain. Bukan hanya mereka yang bermain sejak awal, tetapi juga pemain yang masuk dari bangku cadangan,” jelas Risto Mitrevski.

Risto tampil cukup impresif dengan mencatatkan dua sapuan, lima intersep, serta dua tekel sukses. Performanya itu membantu Persebaya meredam serangan Persita yang hanya mampu membuat satu tendangan ke gawang. Dia pun terpilih sebagai Man of the Match.

Meski membantu meraih kemenangan dan berstatus pemain terbaik laga, mantan penggawa Dewa United ini menegaskan telah melupakan victory atas Persita.

”Sekarang kami harus melupakan pertandingan ini dan langsung fokus pada laga berikutnya. Kami harus terus melangkah ke depan,” tandas Risto Mitrevski.

ebuah hal yang wajar jika Risto Mitrevski segera mengalihkan fokus ke laga berikutnya. Pada pekan ke-27, Persebaya akan menjalani big match menghadapi tuan rumah Persija Jakarta, tim yang ingin bangkit setelah kalah menyakitkan dari Bhayangkara Presisi FC.

 Pertandingan dua tim legendaris Tanah Air itu akan dimainkan pada 11 April mendatang dan rencananya digelar di Jakarta International Stadium (JIS), namun dikabarkan dipindah ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Menjelang duel tersebut, Persebaya Surabaya memang tengah memasuki periode krusial musim ini dengan lima pertandingan dalam satu bulan. Jadwal tersebut tidak hanya padat, tetapi juga sarat gengsi karena menghadirkan sejumlah laga besar dan derby panas.

 Selain menghadapi Persija Jakarta, Green Force juga ditunggu dua derby Jawa Timur melawan Madura United dan Arema FC. Situasi ini membuat konsistensi dan kesiapan fisik pemain menjadi faktor utama yang akan menentukan hasil di setiap pertandingan.

 Menariknya, dari lima laga tersebut, hanya dua yang akan dimainkan di kandang sendiri. Sementara tiga pertandingan lainnya harus dijalani di markas lawan yang tentu menghadirkan tekanan tersendiri.Setelah menghadapi Persija Jakarta, Green Force akan kembali ke Surabaya untuk menjamu Madura United pada 17 April 2026. 

Persebaya Surabaya juga harus menjalani laga tandang jauh ke Ternate untuk menghadapi Malut United pada 23 April 2026. Perjalanan panjang dan kondisi geografis menjadi tantangan tersendiri yang harus diantisipasi.

Sebagai penutup bulan April, Green Force akan melakoni laga klasik melawan Arema FC pada 28 April 2026 di Stadion Kanjuruhan. (ard/lat/jpc)

 

Klasemen Terbaru Indonesia Super League 2025/2026

 

 

Klub                                     Main                       Poin 

1. Persib Bandung                26                           61

2. Borneo FC                         26                          57

3. Persija Jakarta                  26                           52

4. Malut United FC              26                            46

5. Bhayangkara Presisi       26                            44

6. Persebaya Surabaya       26                            42

7. Persita Tangerang           26                            41

8. PSIM Jogjakarta               26                            38

9. Dewa United FC              26                            37

10. Bali United FC                25                           33

11. Arema FC                        26                            32

12. Persik Kediri                   25                            29

13. PSM Makassar               26                            25

14. Persis Solo                      26                            21

15. Persijap Jepara              25                            21

16. Madura United             26                            20

17. Semen Padang              26                            20

18. PSBS Biak                        25                            18

 

 

 

 

 

 

Editor : Agus Jaka Purnama
#persebaya surabaya #stadion utama gelora bung karno #persita tangerang #klasik #persija jakarta