Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Timnas Iran Boleh ke Turnamen Piala Dunia 2026 di AS, Namun Menteri Olahraga Pastikan Mereka Absen

Agus Jaka Purnama • Kamis, 12 Maret 2026 | 21:40 WIB

Presiden AS Donald J. Trump dan Presidejn FIFA Gianni Infantino
Presiden AS Donald J. Trump dan Presidejn FIFA Gianni Infantino

radarsampitjawapos.com- Presiden FIFA Gianni Infantino memastikan Iran tetap dipersilakan tampil di turnamen terbesar sepak bola dunia di Amerika Serikat, kendati kedua negara terlibat ketegangan konflik bersenjata di Timur Tengah.

Dirinya mengonfirmasi Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump memberikan lampu hijau bagi tim nasional Iran untuk berpartisipasi dalam FIFA World Cup 2026.

Pertemuan antara Gianni Infantino dan Donald J. Trump berlangsungRabu (11/3/2026) waktu setempat. Agenda utama pembahasan menyangkut persiapan turnamen yang akan digelar kurang dari 100 hari lagi.

"Malam ini, saya bertemu dengan Presiden Amerika Serikat, Donald J. Trump," ujar Gianni  dari akun Instagram pribadinya.

Pertemuan tersebut membahas perkembangan persiapan Piala Dunia sekaligus dinamika politik yang berpotensi memengaruhi turnamen. "(Pertemuan itu dilakukan) untuk membahas status persiapan Piala Dunia FIFA mendatang, dan antusiasme yang semakin meningkat menjelang dimulainya turnamen dalam waktu 93 hari."

Pernyataan tersebut menegaskan persiapan turnamen berjalan sesuai rencana meski situasi global sedang memanas.

Sebelumnya, partisipasi timnas Iran di Pialla Dunia 2026 sempat menimbulkan kekhawatiran besar. Konflik bersenjata yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran membuat federasi sepak bola Iran pesimistis bisa tampil di kompetisi tersebut.

Presiden Federasi Sepak Bola Iran, Mehdi Taj, bahkan sempat menyampaikan keraguan tersebut secara terbuka. Ia menilai situasi keamanan yang berkembang saat ini bisa menghalangi perjalanan tim nasional menuju turnamen. "Dengan apa yang terjadi hari ini, serangan oleh Amerika Serikat itu, kecil kemungkinan kami bisa menatap Piala Dunia," ujar Mehdi Taj dikutip dari Marca.

Pernyataan itu sempat memicu spekulasi mengenai kemungkinan absennya Iran dari panggung sepak bola dunia.

Namun, Gianni Infantino memastikan semua spekulasi tersebut kini berakhir. Tim nasional Iran tetap dijadwalkan tampil dalam fase grup sesuai hasil undian yang telah ditetapkan.

Dalam undian turnamen, Iran tergabung di Grup G bersama tiga negara lain yang memiliki kekuatan berbeda. Mereka akan menghadapi Belgia, Mesir, serta Selandia Baru dalam persaingan menuju babak gugur.

Infantino menegaskan pemerintah Amerika Serikat memberikan jaminan penuh terhadap partisipasi Iran. Hal itu disampaikan langsung oleh Donald J. Trump dalam diskusi yang berlangsung di Washington.

"Kami juga berbicara tentang situasi terkini di Iran, dan fakta tim Iran telah lolos untuk berpartisipasi dalam Piala Dunia FIFA 2026," jelas Gianni Infantino.

Ia menambahkan komitmen tersebut menjadi sinyal kuat sepak bola tetap berada di atas konflik politik."Selama diskusi, Presiden Trump menegaskan kembali bahwa tim Iran tentu saja dipersilakan untuk berkompetisi di turnamen di Amerika Serikat."paparnya.

Namun, lampu Hijau itu tak sejalan dengan sikap  Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali yang telah menyatakan bahwa timnas Iran  tidak akan berpartisipasi dalam Piala Dunia FIFA 2026 karena Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada 28 Februari 2026 lalu.

Hal ini, merupakan pertama kalinya pejabat Iran berbicara resmi terkait partisipasi negara tersebut di Piala Dunia 2026,  sejak dimulainya serangan AS dan Israel.

“Karena rezim korup ini telah membunuh pemimpin kami, dalam keadaan apapun kami tidak dapat berpartisipasi dalam Piala Dunia,” ungkap Ahmad Donyamali kepada televisi pemerintah pada hari Rabu (11/3/2026).(moc/ban/jpc)

 

 

Editor : Agus Jaka Purnama
#Donald J Trump #amerika serikat #timnas iran #Presiden FIFA Gianni Infantino #piala dunia 2026