radarsampitjawapos.com- Salah satu petenis andalan Indonesia, yakni Janice Tjen dipastikan gugur dari Australian Open 2026 pada babak kedua. Hal itu setelah ia dihentikan mantan petenis nomor satu dunia, Karolina Pliskova, asal Republik Ceko.
Janice Tjen harus mengakui ketangguhan Karolina Pliskova dengan skor 4-6, 4-6 dalam pertandingan yang berlangsung di Melbourne Park, Kamis (22/1) pagi waktu Indonesia.
Meski kalah, perjuangan Janice Tjen melawan jagoan asal Republik Ceko tidak bisa dipandang sebelah mata. Ia menunjukkan penampilan dan usaha yang cukup baik untuk memberikan perlawanan ke Pliskova.
Perjuangan Janice Tjen dibuktikan oleh data statistik yang sebenarnya tidak buruk. Ia tercatat melakukan tujuh service aces, berbanding tiga dengan Pliskova. Ia mencatatkan winners atau pukulan mematikan lebih banyak ketimbang Pliskova. Dia mencetak 27 angka plus satu return winners, sementara sang legenda hidup hanya 20 kali winners.
Secara skor pun Janice Tjen mampu merebut empat gim di tiap set. BahkanJanice mampu meraih kemenangan pada gim pertama untuk unggul 1-0 lebih dulu pada set pertama.
Sayangnya, Janice Tjen tak mampu mempertahankan keunggulan. Malah situasi jadi terbalik 1-2. Tapi dia menolak menyerah dengan terus memaksa pertandingan berjalan sengit hingga skor tipis terus terjadi hingga 3-4.
Tapi Janice Tjen pada akhirnya harus mengakui keunggulan Pliskova di set pertama setelah tertinggal 3-5, lalu 4-6.
Sementata di set kedua, Janice masih kesulitan untuk mengungguli Pliskova. Sejak awal dia sudah tertinggal 0-1, 1-2, hingga 3-4 lagi. Tapi untuk kedua kalinya Janice tak mampu menahan Pliskova di gim kedelapan.
Pliskova mampu mendapatkan poin lagi untuk mengubah skor 3-5, yang pada akhirnya Janice Tjen kalah 4-6. Langkah dia pun harus terhenti di babak kedua Australian Open 2026.
Kekalahan ini membuat Janice benar-benar tersisih dari Australian Open 2026. Sebab pada hari sebelumnya dia juga kandas di nomor ganda bersama dengan Katarzyna Piter dari Polandia.
Duet Janice/Piter harus mengakui ketangguhan pasangan tuan rumah Daria Kasatkina/Arina Rodionovam lewat pertarungan sengit tiga set 6-1, 4-6, 4-6.
Meskipun demikian, kiprah Janice Tjen di ajang Grand Slam itu tetap membanggakan. Sebab dia sudah membuat sejarah dengan menjadi petenis putri pertama Indonesia yang meraih kemenangan di Melbourne Park dalam 28 tahun terakhir. Terakhir kali, orang Indonesia yang melakukan itu adalah petenis legenda Indonesia, Yayuk Basuki pada tahun 1998 silam.(dim/ba/jpc)
Editor : Agus Jaka Purnama