Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Bertandang ke Wolves, Kesempatan Manchester City untuk Merebut Posisi Liverpool

Agus Jaka Purnama • Minggu, 20 Oktober 2024 | 07:00 WIB
TAK ANGGAP REMEH: Pertemuan pemain Manchester City dengan pemain Wolves pada musim lalu kompetisi Liga Inggris.
TAK ANGGAP REMEH: Pertemuan pemain Manchester City dengan pemain Wolves pada musim lalu kompetisi Liga Inggris.

radarsampit.jawapos.com-Mudah saja menempatkan City sebagai unggulan di pertandingan di Stadion Molineux, Wolverhampton, Minggu 20 Oktober pukul 20.00 WIB nanti. Secara situasi, kedua tim memiliki kondisi yang sangat bertolak belakang. Posisi mereka di papan klasemen menjadi gambaran nyata terhadap bagaimana mereka bermain sejauh ini.

City  berada di posisi kedua klasemen, (di bawah Liverpool) dengan mengoleksi 17 poin dari tujuh laga dengan hasil lima kemenangan dan dua kali imbang alias belum terkalahkan. Wolves dengan raihan satu poin (di dasar klasemen), menandakan bahwa mereka belum pernah menang musim ini. Hasil enam kekalahan dari tujuh laga jelas menjadi awalan buruk bagi Wolves.

Situasi itu tentu sangat menguntungkan bagi City, terlebih mereka juga punya catatan bagus atas Wolves. Sejak Wolves kembali ke EPL tahun 2018 lalu, kedua tim telah bertemu 12 kali di Premier League. Hasilnya City dominan dengan delapan kemenangan sedangkan Wolves menang tiga kali dan hanya tercipta satu hasil imbang.

Wolves sendiri sadar diri dengan kondisi saat ini. Tidak akan mudah bagi mereka untuk mengalahkan City. Tapi mereka akan tetap berusaha keras dan berharap bisa mengulangi hasil manis di Molineux musim lalu saat mengalahkan City 2-1.

"Melihat jumlah poin tentu menjadi hal yang buruk, sangat buruk, dan menjadi kritik terbesar bagi tim saya. Tapi kami akan coba mengalahkan Man City, Brighton, Palace, dan Southampton sebelum jeda internasional bulan depan. Saya percaya para pemain paham benar betapa pentingnya beberapa pekan ke depan," kata O'Neil di laman resmi klub.

Sementara itu Pep Guardiola menyatakan bahwa ia tidak mau menganggap remeh Wolves terlepas dari situasi yang ada sekarang. Guardiola memang tidak boleh terlalu jemawa jika melihat setidaknya dua faktor.

Salah satunya adalah dua dari tiga kemenangan Wolves atas City sejak 2018 lalu terjadi di Molineux. Selain itu masih ada hal yang harus dibenahi Guardiola atas performa timnya. Terutama di lini pertahanan karena sejauh ini gawang timnya sudah kebobolan delapan gol di tujuh pekan awal.

Statistik itu tidak akan disukai Guardiola ketika akan bertemu Wolves. Kendati ada di posisi juru kunci, Wolves telah mengemas sembilan gol sejauh ini. Jumlah itu merupakan yang terbanyak, bersama Leicester City, di antara delapan tim terbawah di papan klasemen.

"Jumlah poin yang mereka dapatkan sangat sedikit dari yang pantas mereka raih. Tidak pernah mudah menghadapi Wolves termasuk sejak mereka masih dilatih Nuno Espirito Santo. Mereka selalu bisa bermain luar biasa," ucap Guardiola saat konferensi pers.(int/tir)

Perkiraan Pemain

Wolverhampton (4-3-3): Sam Johnstone; Nélson Semedo, Craig Dawson, Toti Gomes, Rayan Aït-Nouri; Mario Lemina, André, João Gomes; Jørgen Strand Larsen, Jean‐Ricner Bellegarde, Matheus Cunha. Pelatih: Gary O'Neil

Manchester City (4-2-3-1): Ederson; Kyle Walker, Rúben Dias, Manuel Akanji, Joško Gvardiol; Rico Lewis, Mateo Kovačić; Phil Foden, Bernardo Silva, Jack Grealish; Erling Haaland. Pelatih: Pep Guardiola

Editor : Agus Jaka Purnama
#leicester city #dasar klasemen #pep guardiola #nuno espirito santo #klasemen #wolverhampton #gawang #brighton #mengalahkan #southampton #prediksi pemain #kebobolan #menang #palace #puncak klasemen #Jemawa #perkiraan #kekalahan #Stadion Molineux #liga inggris #internasional #manchester city #Wolves #juru kunci #liverpool #statistik