PALANGKA RAYA- Atlet cabang olah raga (cabor) Dayung asal Kalimantan Tengah (Kalteng) yang berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XXI 2024 Aceh-Sumatera Utara (Sumut), pada pertandingan pertama berhasil masuk ke babak final dan semifinal. Cabor dayung dipertandingkan di Bendungan Keuliling, Aceh Barat, Selasa (3/9).
Koordinator pelatih dayung PON Kalteng Subandi Rusan mengatakan, atlet asal Kalteng Indra Setiawan turun di canoeing Men Kayak (MK-1) jarak 1.000 meter mengikuti babak revice dan masuk babak final.
Hal sama pada kelas Women Kayak (WK-1) jarak 1000 meter, atlet Kalteng yakni Gresxylia Amazha di babak pertama masuk pada urutan ke empat. Juga melakukan revice proses penyisihan untuk memasuki semifinal.
“Atlet putri Women Kayak (WK1) 1000 meter Gresxylia Amazha ternyata tidak lolos ke semifinal gugur hanya masuk urutan ke tiga. Indra berhasil melaju yang tercepat babak finis dengan waktu 3.47 detik dibayangi atlet Riau menjadi runner up direvice final A. Angin kencang pastilah mempengaruhi penampilan atlet , tapi jangan menjadi alasan, sebab atlet punya mental juara,” ujar Subandi.
Salah pelatih dayung senior Jhon Travolta mengatakan, selain bersyukur atas satu atlet Kalteng lolos ke babak final, tapi diakuinya itu belum aman. “Kami baru bisa tenang kalau sudah dapat medali emas, semoga esok (red: hari ini bisa mewujudkan keinginan itu,” ungkapnya.
Diungkapkannya pula, atlet dayung Kalteng juga masih menyisakan nomor canoeing nomor Women Kayak ( WK-2) 500 meter, duet atlet putri Yerni dan Alexsa Kristiani. Kemudian (MK-4) 500 meter kwartet Krisman, Friendli, Didi Jeriandi, Christian Famungkas. Kemudian (WK-4) jarak 500 meter kwartet pendayung putri Lovenia Aprelia, Alexsa Kristiani, Yerni, Grescylia Amazha.
”Kami minta doa dan dukungannya, semoga mempersembahkan emas sebanyak-banyak untuk Kalteng,” imbuh Jhon.
Terpisah, Wakil Ketua Pengurus Besar (PB) Pengurus Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kalteng Budiman Setiawan menuturkan, kondisi angin kencang di Bendungan Keuliling, Aceh Barat akan dipantau panitia.
"Untuk sementara ini masih kategori dalam aman, nanti lihat kondisional ada beberapa race sudah berjalan dipertandingkan. Semoga angin reda dan bisa dilanjutkan race nomor canoeing. Semoga alam berpihak kepada kita, sehingga target medali emas di cabang olahraga dayung terwujud. Kami yakin,” pungkasnya.
Sementara itu, Indra menyatakan dirinya akan berupaya lebih keras lagi di babak final yang dipertandingkan pada Rabu (4/9). Pada babak final ini dirinya akan menghadapi lima daerah lain, diantaranya Jawa Barat, Jawa Tengah, Riau dan lainnya.
”Sejak start sampai 400 meter benar-benar mengeluarkan tenaga ekstra untuk mendahului lawan karena angin sangat kencang. Memasuki jarak 250 meter garis finish perahu agak susah dikendalikan, karena jalannya perahu tidak lurus lantaran diterpa angin kencang,” bebernya. (daq/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama