Kemensos Uji Coba Penyaluran Bansos Lewat 900 Kopdes Merah Putih, Bank Himbara Tetap Jadi Penyalur

Slamet Harmoko • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 19:40 WIB

 

Ilustrasi kopdes merah putih. (Radar Jombang)
Ilustrasi kopdes merah putih. (Radar Jombang)

 JAKARTA, radarsampit.jawapos.com – Kementerian Sosial (Kemensos) mulai menyiapkan uji coba skema baru penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui jaringan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).

Sebanyak 900 koperasi yang telah beroperasi akan menjadi lokasi awal implementasi program sebagai bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan uji coba akan dilakukan bersamaan dengan penyaluran bansos triwulan III tahun ini.

"Karena sekarang sudah mulai proses penyaluran triwulan III, nanti akan kita lihat dan simulasikan. Kita akan coba dulu penyaluran di 900 titik KDMP yang sudah siap beroperasi. Dan yang akan melayani nantinya adalah agen-agen dari perbankan," ujar Gus Ipul.

Meski lokasi pencairan akan memanfaatkan gerai Kopdes Merah Putih, Kemensos menegaskan mekanisme penyaluran tidak berubah.

Bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) tetap menjadi lembaga penyalur resmi dengan menempatkan agen perbankan di setiap koperasi yang mengikuti uji coba.

Skema tersebut akan diterapkan untuk penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) atau bansos sembako.

Menurut Gus Ipul, keberadaan KDMP di tingkat desa diharapkan mempermudah masyarakat mengakses layanan tanpa harus menempuh perjalanan jauh.

"KDMP itu posisinya di desa, sehingga penerima manfaat tidak perlu jauh-jauh dan bisa lebih mudah mengakses," katanya.

Ia menjelaskan pemerintah saat ini menyiapkan dua opsi mekanisme penyaluran. Pertama, Himbara membuka agen resmi di KDMP. Kedua, apabila regulasi ke depan berubah, penyaluran dimungkinkan dilakukan langsung melalui koperasi. "Untuk sekarang regulasinya memang melalui Himbara," tegasnya.

Kemensos memastikan uji coba ini tidak menghilangkan peran PT Pos Indonesia dalam penyaluran bansos.

PT Pos tetap bertugas melayani penerima manfaat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta kelompok rentan seperti lanjut usia dan penyandang disabilitas berat melalui layanan antar langsung ke rumah (door-to-door).

Pemanfaatan KDMP juga menjadi bagian dari strategi Kemensos untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.

Empat langkah yang disiapkan meliputi mendorong keluarga penerima manfaat menjadi anggota koperasi, membuka akses pemasaran produk usaha penerima bansos melalui gerai KDMP, menyalurkan bantuan sosial secara bertahap melalui koperasi, serta menjadikan KDMP sebagai pusat belanja kebutuhan pokok bagi penerima bantuan.

Pemerintah berharap pengintegrasian tersebut dapat mempercepat operasional Kopdes Merah Putih sebagai pusat layanan ekonomi dan sosial di desa, sekaligus mendukung distribusi berbagai program pemerintah secara lebih efektif.

Editor : Slamet Harmoko
Koperasi Desa salurkan bansos Kopdes Merah Putih bank Himbara