Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Wisatawan Nusantara Tembus 523 Juta Perjalanan, Tiga Provinsi di Jawa Jadi Primadona

Farid Mahliyannor • Senin, 6 Juli 2026 | 21:21 WIB
PERGERAKAN WISNUS: Kunjungan wisata lokal capai 523 juta perjalanan hingga Mei 2026. (IST)
PERGERAKAN WISNUS: Kunjungan wisata lokal capai 523 juta perjalanan hingga Mei 2026. (IST)

 

Radarsampit.jawapos.com - Kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) di Indonesia menunjukkan tren pertumbuhan yang sangat positif. 

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per 1 Juli 2026, pergerakan turis lokal telah mencapai 523,22 juta perjalanan terhitung sejak Januari hingga Mei 2026.

Capaian tersebut telah menyentuh 44,34 persen dari total target pergerakan wisnus tahun 2026 yang dipatok sebesar 1,18 miliar perjalanan. Pemerintah terus memacu tren ini sebagai salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca Juga: Disdik Palangka Raya Pastikan Data SPMB Diverifikasi Manual

Dari ratusan juta pergerakan tersebut, tiga provinsi di Pulau Jawa mendominasi daftar tujuan wisata favorit. Jawa Barat menempati posisi puncak dengan mencatatkan 93,45 juta perjalanan.

Posisi kedua disusul oleh Jawa Timur dengan 87,03 juta perjalanan, dan Jawa Tengah di tempat ketiga dengan 70,69 juta perjalanan.

Demi memastikan target 1,18 miliar perjalanan tercapai hingga akhir tahun, sejumlah langkah strategis terus digencarkan. Upaya tersebut meliputi optimalisasi promosi wisata local, khususnya pada momentum libur sekolah dan akhir tahun serta penyediaan diskon transportasi.

Baca Juga: Eksekutif dan Legislatif Kotim Kompak Setujui Raperda APBD 2025

Faktor kebersihan, kesehatan, dan keselamatan di destinasi wisata juga menjadi prioritas. Selain itu, pemerintah menggandeng sektor ritel dan pusat perbelanjaan guna mendorong tingkat konsumsi para wisatawan.

Juru Bicara Kementerian Pariwisata, Nia Niscaya, menegaskan bahwa peningkatan pergerakan turis lokal membawa dampak ganda yang signifikan.

Lonjakan ini menyumbang pundi-pundi pendapatan daerah dan menaikkan omzet pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar kawasan wisata.

Baca Juga: Kemarau Tiba, Stop Bakar Sampah! Cegah Karhutla

"Selain memperkuat ekonomi nasional, mengurangi arus keluar devisa, dan mendukung UMKM, ini juga mendorong pemerataan manfaat ekonomi pariwisata hingga ke berbagai daerah," jelas Nia.

Dengan perputaran ekonomi yang terjadi di daerah tujuan wisata, diharapkan kesejahteraan masyarakat lokal dapat meningkat seiring dengan pulihnya sektor pariwisata domestik. (jpg)

Editor : Farid Mahliyannor
#liburan #pariwisata #nusantara #wisatawan #destinasi