Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Harga Pertamax Naik, Pertamina Pantau Perubahan Pola Konsumsi

Farid Mahliyannor • Jumat, 3 Juli 2026 | 20:28 WIB
ISI BBM: Salah satu petugas SPBU sedang mengisi BBM (dok.jawapos)
ISI BBM: Salah satu petugas SPBU sedang mengisi BBM (dok.jawapos)

 

JAKARTA, Radarsampit.jawapos.com - PT Pertamina (Persero) terus memantau perubahan pembelian bahan bakar minyak (BBM) dari non subsidi ke subsidi yang dilakukan oleh masyarakat imbas dari penyesuaian harga pada Juli 2026.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengatakan perusahaan terus memantau adanya perubahan pembelian BBM di masyarakat.

“Kami terus pantau sehingga dalam penyalurannya sendiri kami melihat bagaimana kami menyalurkan BBM non-subsidi dan BBM subsidi tersebut,” ujar Baron saat ditemui di Jakarta, Kamis (2/7/2026).

Baca Juga: Pemkab Seruyan Gelar Nobar Piala Dunia di Lapangan Gagah Lurus

Baron mengatakan, penyesuain harga BBM non subsidi dilakukan oleh Pertamina dilaksanakan dengan beberapa prosedur yang telah ditetapkan oleh pemerintah berdasarkan peraturan menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Ia menjelaskan, dalam penyesuaian harga salah satu pertimbangan perusahaan adalah menjaga daya beli masyarakat tetap aman ditengah gejolak ekonomi dunia dan Indonesia.

“Apa yang terjadi kemarin 1 Juli adalah berdasarkan aturan, ketentuan, dan juga harga minyak dunia tentunya. Komponen dari kemampuan atau daya beli masyarakat tentu tetap menjadi salah satu pertimbangan kami dalam menetapkan harga,” ujarnya.

Baca Juga: Asap Pembakaran Ban, Ganggu Warga Sekitar Gg SPG, Sampit

Diberitakan sebelumnya, PT Pertamina Patra Niaga resmi melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi untuk produk Pertamax dan Pertamax Green mulai 10 Juni 2026.

Kebijakan tersebut dilakukan setelah dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator dan melalui mekanisme evaluasi berkala yang mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia serta harga pasar keekonomian.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan penyesuaian harga BBM nonsubsidi merupakan bagian dari implementasi tata kelola energi yang bertujuan menjaga keseimbangan antara keberlangsungan bisnis, kualitas layanan, dan kepastian pasokan energi bagi masyarakat.

Baca Juga: King Kobra Sembunyi di Tandon Air Bekas, Evakuasi Berlangsung Dramatis

“Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah,” ujar Roberth.

Menurut dia, harga jual tersebut diputuskan dengan tetap berkoordinasi bersama pemerintah sebagai regulator. Langkah itu sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan penyediaan energi dan distribusi BBM berkualitas agar tetap berjalan optimal di seluruh Indonesia.

Pertamina Patra Niaga juga memastikan pasokan BBM nonsubsidi tetap aman dan tersedia di seluruh jaringan SPBU Pertamina.

Baca Juga: BAHAYA! Karhutla Dekati Bandara H Asan Sampit, BPBD Siapkan Operasi Pemadaman

“Kami memastikan pasokan Pertamax dan Pertamax Green tetap aman serta tersedia di jaringan SPBU Pertamina. Masyarakat dapat memperoleh informasi harga BBM terbaru melalui kanal resmi Pertamina, Pertamina Patra Niaga, maupun aplikasi MyPertamina,” jelasnya. (jpg)

Editor : Farid Mahliyannor
#pertamina #bbm #pertalite #spbu #pertamax