Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Ambyar! Seperti Ini Kondisi TKP Ledakan Bom Perang Dunia II, 5 Orang Tewas, 6 Rumah Rusak Parah

Slamet Harmoko • Senin, 1 Juni 2026 | 12:32 WIB
Ledakan diduga bom sisa Perang Dunia II ledakkan Kompleks Perikanan, Jalan Walter Mongonsidi, Distrik Biak Kota, Papua, Minggu (31/5). (Istimewa)
Ledakan diduga bom sisa Perang Dunia II ledakkan Kompleks Perikanan, Jalan Walter Mongonsidi, Distrik Biak Kota, Papua, Minggu (31/5). (Istimewa)

Radarsampit.jawapos.com - Ledakan dahsyat yang diduga berasal dari bom sisa Perang Dunia II mengguncang kawasan Kompleks Perikanan, Jalan Walter Mongonsidi, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, Papua, Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 14.45 WIT. 

Sedikitnya lima orang dilaporkan meninggal dunia, tiga lainnya masih dalam pencarian, sementara enam rumah warga mengalami kerusakan berat akibat ledakan tersebut.

Peristiwa tragis itu terjadi di kawasan permukiman padat penduduk dan langsung mengundang respons cepat dari aparat gabungan yang terdiri dari Polres Biak Numfor, TNI, Basarnas, serta pemerintah daerah.

Petugas segera melakukan evakuasi korban, mengamankan lokasi, serta menyelidiki penyebab pasti ledakan yang diduga berasal dari material peledak peninggalan Perang Dunia II yang berada di bawah salah satu rumah panggung warga.

Berdasarkan data sementara yang dihimpun hingga Minggu sore, ledakan tersebut telah menewaskan lima orang. Empat jenazah dievakuasi ke RSUD Biak, sementara satu korban lainnya dibawa ke RSAL Biak.

Selain korban meninggal, tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap tiga warga yang diduga masih tertimbun material bangunan atau belum ditemukan pascaledakan.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, menyampaikan duka cita atas musibah yang menimpa warga Biak dan menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah penyelamatan serta pencarian korban.

"Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Saat ini fokus utama kami adalah penanganan korban, proses evakuasi, serta pengamanan lokasi kejadian. Personel di lapangan juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan seluruh korban dapat segera ditemukan dan mendapatkan penanganan yang diperlukan," ujarnya.

Dampak ledakan tidak hanya menimbulkan korban jiwa. Sedikitnya enam unit rumah warga mengalami kerusakan berat akibat kuatnya daya ledak yang mengguncang kawasan tersebut.

Sejumlah saksi mata mengaku mendengar suara ledakan sangat keras yang tiba-tiba memecah suasana siang hari. Warga yang panik langsung berhamburan keluar rumah dan berupaya memberikan pertolongan kepada korban sebelum petugas tiba di lokasi.

Untuk mengantisipasi kemungkinan adanya material berbahaya lain yang masih tertanam di sekitar lokasi, aparat gabungan langsung melakukan sterilisasi dan penyisiran di area terdampak.

Langkah tersebut dilakukan guna memastikan keamanan warga sekaligus mencegah kemungkinan terjadinya ledakan susulan yang dapat membahayakan masyarakat maupun petugas.

Polda Papua juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi terkait insiden tersebut.

"Kami akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut setelah proses pencarian korban dan penyelidikan selesai dilakukan," kata Cahyo.

Hingga Minggu malam, proses pencarian korban dan penyelidikan masih berlangsung. Aparat juga terus mendalami asal-usul material peledak yang diduga merupakan peninggalan pertempuran Perang Dunia II, mengingat Biak merupakan salah satu wilayah yang pernah menjadi medan pertempuran besar pada masa perang tersebut. (*/jpg)

 
 
Editor : Slamet Harmoko
#bom biak #Ledakan Bom #Perang Dunia II #PAPUA #tkp