JAKARTA, radarsampit.jawapos.com – Rencana Presiden ke-7 RI Joko Widodo melakukan safari ke sejumlah daerah di Indonesia mulai memunculkan spekulasi politik.
Langkah tersebut dinilai bukan sekadar kunjungan biasa, melainkan bagian dari konsolidasi untuk memperkuat Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menjelang Pemilu 2029.
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno, menilai agenda blusukan Jokowi ke berbagai wilayah memiliki pesan politik yang sangat kuat.
Menurutnya, kedekatan Jokowi dengan PSI kini semakin terang-terangan, apalagi partai tersebut dipimpin putra bungsunya, Kaesang Pangarep.
“Apapun judulnya, Jokowi identik dengan PSI, dan PSI sudah jadikan Jokowi sebagai imam besar mereka. Jokowi mengatakan blusukan ke daerah akan ditemani PSI, itu sangat jelas kodenya. Bahkan di beberapa kali acara PSI, Jokowi mengatakan akan total turun menangkan PSI,” kata Adi Prayitno seperti dikutip dari JawaPos.com, Kamis (28/5).
Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri Jakarta itu menyebut safari politik Jokowi juga berkaitan dengan upaya menjaga eksistensi PSI agar mampu lolos ke parlemen pada Pemilu Legislatif 2029 mendatang.
Tak hanya itu, menurut Adi, konsolidasi tersebut juga diyakini memiliki dampak langsung terhadap posisi politik putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Presiden RI.
“Karena apapun, jika konsolidasi politik ini sukses dilakukan Jokowi maka yang dapat faedah salah satunya Gibran, selain PSI tentu saja,” tegasnya.
Sebelumnya, Ketua DPP PSI Bestari Barus mengungkapkan bahwa Jokowi dalam waktu dekat akan melakukan kunjungan ke sejumlah daerah di Indonesia. Beberapa wilayah yang masuk agenda antara lain Lampung, Nusa Tenggara Timur hingga Jawa Barat.
“Sudah disampaikan beliau, Lampung, NTT, Jabar,” ujar Bestari Barus.
Menurutnya, kunjungan tersebut dilakukan untuk memenuhi undangan masyarakat di daerah sekaligus bersilaturahmi dengan struktur PSI dan para relawan.
“Insya Allah akan kunjungi juga struktur PSI di wilayah. Ada disebutkan beliau juga relawan,” pungkasnya. (*/jpg)
Editor : Slamet HarmokoSumber : Jawapos