Radarsampit.jawapos.com - Polda Kalimantan Timur membenarkan penangkapan Kasat Reserse Narkoba Polres Kutai Kartanegara, AKP Yohanes Bonar Adiguna, terkait dugaan kasus narkoba. Namun hingga kini, polisi belum membeberkan detail perkara karena proses penyidikan masih terus dikembangkan.
Berdasarkan laman resmi Polres Kutai Kartanegara, nama AKP Yohanes Bonar Adiguna masih tercantum sebagai Kasat Resnarkoba Polres Kukar dalam daftar pejabat pelaksana tugas pokok.
Sebelumnya, Direktorat Reserse Narkoba Polda Kaltim dikabarkan menangkap AKP Yohanes pada 2 Mei 2026 atas dugaan keterlibatan dalam perkara narkotika. Sejumlah media juga menyebut perwira polisi tersebut kini ditahan di Rumah Tahanan dan Barang Bukti Polda Kaltim.
Kabid Humas Polda Kaltim, Yuliyanto, membenarkan adanya penangkapan tersebut. Namun ia belum bersedia menjelaskan lebih jauh terkait kronologi, barang bukti, hingga status hukum terbaru AKP Yohanes.
“Betul, belum dirilis karena masih pengembangan,” kata Yuliyanto kepada wartawan, Jumat (15/5/2026).
Hingga saat ini, kepolisian juga belum mengungkap dugaan peran AKP Yohanes dalam perkara tersebut maupun pasal yang akan dikenakan.
Dalam riwayat penugasannya, AKP Yohanes diketahui pernah menjabat sebagai Kasat Polairud Polres Kukar pada periode November 2023 hingga Mei 2025. Setelah itu, ia sempat bertugas sebagai Kapolsek Sungai Kunjang, Samarinda, sebelum akhirnya dipercaya menjabat Kasat Resnarkoba Polres Kukar pada Januari 2026.
Kasus ini menambah daftar sorotan terhadap dugaan keterlibatan oknum polisi dalam perkara narkoba di Kalimantan Timur.
Sebelumnya, Bareskrim Polri juga mengambil alih penanganan kasus sindikat narkoba Ishak di Kutai Barat yang semula ditangani Polda Kaltim. Dalam pengembangan kasus itu, muncul dugaan keterlibatan mantan Kasat Resnarkoba Polres Kutai Barat, AKP Deky Jonathan Sasiang.
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Eko Hadi Santoso, menyebut penyidik menemukan fakta baru terkait dugaan keterlibatan AKP Deky dalam operasional bisnis peredaran narkoba milik jaringan Ishak dan kawan-kawan.
Meski demikian, hingga kini belum ada keterangan resmi yang menyebut kasus AKP Yohanes di Kutai Kartanegara berkaitan dengan perkara yang menjerat AKP Deky di Kutai Barat. (jpg)
Editor : Slamet Harmoko