Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Solar Diganti Sawit! B50 Siap Meluncur Juli 2026, RI Stop Impor BBM?

Slamet Harmoko • Kamis, 23 April 2026 | 09:49 WIB
ENERGI: B-50 telah diuji untuk mendorong program swasembada energi nasional dan pengurangan emisi karbon di Indonesia
ENERGI: B-50 telah diuji untuk mendorong program swasembada energi nasional dan pengurangan emisi karbon di Indonesia

Radarsampit.jawapos.com - Biodiesel B50 digadang-gadang menjadi langkah besar Indonesia dalam transisi menuju energi yang lebih ramah lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional. Meski masih menghadapi sejumlah tantangan, kebijakan ini dinilai sebagai terobosan strategis yang tak bisa ditunda.

Apa Itu B50?
B50 merupakan campuran bahan bakar diesel yang terdiri dari 50 persen biodiesel dan 50 persen solar fosil. Biodiesel ini umumnya berasal dari minyak kelapa sawit (CPO) yang diolah melalui proses kimia menjadi FAME (Fatty Acid Methyl Ester).

Baca Juga: B50 Dari Minyak Sawit Makin Dekat! Uji Jalan Hampir Rampung, Solar Siap ‘Pensiun’ Juli 2026

Program ini merupakan kelanjutan dari kebijakan sebelumnya seperti B20, B30, hingga B40, yang secara bertahap meningkatkan porsi energi terbarukan dalam bauran energi nasional.

Dengan komposisi tersebut, B50 menjadi tonggak penting dalam upaya mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan bakar fosil sekaligus memaksimalkan potensi sumber daya dalam negeri, khususnya komoditas sawit.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut B50 sebagai energi masa depan Indonesia.

“Ini energi masa depan Indonesia. Karena sumbernya dari sawit. Sawit jadi solar, sawit juga jadi bensin,” ujarnya.

Pemerintah menargetkan implementasi penuh program B50 mulai 1 Juli 2026. Seiring kebijakan ini, Indonesia juga berencana menghentikan impor bahan bakar solar.

Selain itu, pemerintah bekerja sama dengan PT Perkebunan Nusantara IV untuk mengembangkan bensin berbasis sawit. Tahap awal akan dilakukan dalam skala kecil sebagai uji coba teknologi dan model produksi sebelum diperluas ke skala industri.

Meski menjanjikan, penerapan B50 tetap menghadapi tantangan, mulai dari kesiapan mesin kendaraan, biaya produksi, hingga infrastruktur pendukung.

 Namun, langkah ini dianggap krusial untuk mempercepat kemandirian energi sekaligus mengurangi emisi karbon di masa depan. (jpg)

Editor : Slamet Harmoko
#biodiesel #bio solar #sawit #b50 #solar