Radarsampit.jawapos.com - Seorang polisi muda bernama lengkap Bripda Natanael Simanungkalit tewas di Asrama Polda Kepulauan Riau (Kepri) pada Senin malam (13/4/2026). Dia diduga menjadi korban tindak kekerasan yang dilakukan oleh senior kepada junior.
Atas peristiwa tersebut, Kapolda Kepri Irjen Asep Safruddin langsung mengirim petugas dari Bidang Propam Polda Kepri untuk melakukan pemeriksaan secara intensif. Asep memastikan, pihaknya tidak akan menutup-nutupi peristiwa di balik kematian Bripda Natanael.
Baca Juga: Bisnis Sabu di Rumah, IRT di Sampit Diciduk Polisi
”Propam Polda (Kepri sudah) mengamankan anggota yang diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap korban, serta beberapa orang saksi lainnya guna pemeriksaan lebih lanjut,” kata Asep saat dihubungi pada Selasa (14/4/2026).
Menurut jenderal bintang dua Polri tersebut, kasus tersebut tidak akan berhenti pada dugaan pelanggaran etik. Pihaknya akan menindak terduga pelaku lewat mekanisme hukum pidana bila terbukti telah terjadi tindak kekerasan yang menyebabkan korban kehilangan nyawa.
”Kami secara tegas sesuai prosedur, baik kode etik maupun pidana umum,” ucap asep.
Baca Juga: Harga Cabai di Pasaran di Sampit mulai Turun
Sampai saat ini jenazah korban masih berada di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri. Tim medis sedang melakukan visum dan autopsi untuk mengungkap penyebab pasti kematian anggota polisi muda yang masuk melalui jalur Bintara Samapta Angkatan 2025 tersebut.
Berdasar informasi yang beredar, kematian Bripda Natanael tewas karena dianiaya oleh seniornya. Namun demikian, sejauh ini polisi belum menyampaikan secara resmi penyebab kematian korban. Pihak keluarga kini menuntut agar kasus itu diusut secara tuntas. (jpg)
Editor : Farid Mahliyannor