JAKARTA, radarsampit.jawapos.com – Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman menggelar dialog bersama puluhan pimpinan media di bawah payung Jawa Pos Group.
Pertemuan yang berlangsung di kediamannya di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu, 11 Januari 2026, ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Kementerian Pertanian (Kementan) dan media massa dalam mengawal pembangunan sektor pertanian nasional.
Dalam dialog tersebut, Mentan mengungkapkan bahwa pemerintah saat ini tengah merancang proyek besar hilirisasi pangan sebagai kelanjutan dari keberhasilan swasembada pangan yang berhasil direalisasikan dalam waktu kurang dari satu tahun.
Baca Juga: Gaspol Reformasi Pertanian, Indonesia Tembus Swasembada Pangan Dalam Setahun
Capaian tersebut dinilai sebagai hasil kerja keras luar biasa, mengingat program swasembada pangan sebelumnya ditargetkan rampung dalam empat tahun.
Keberhasilan swasembada pangan 2025 tercermin dari sejumlah indikator utama yang menunjukkan penguatan signifikan di sektor pertanian nasional.
Produksi beras nasional pada 2025 tercatat mencapai 34,71 juta ton, meningkat sebesar 4,09 juta ton atau 13,36 persen dibandingkan produksi tahun 2024.
“Pada waktu yang sama, kita lakukan hilirisasi produk yang diminati di tingkat dunia, seperti kopi, kakao, kelapa, sawit, dan lain-lain,” jelas Amran.
Baca Juga: Breaking News! Gerakan Pangan Murah di Stadion 29 November Diserbu Pembeli
Selain mendorong hilirisasi produk pangan olahan, Kementan juga tengah menggarap transformasi pangan menjadi energi.
Salah satunya melalui peningkatan produksi biofuel berbahan kelapa sawit dengan penerapan bahan bakar solar B50.
“Sebanyak 5,3 juta ton minyak sawit akan diolah menjadi solar,” imbuhnya.
Langkah tersebut menjadi progres signifikan, mengingat dalam lima tahun terakhir Indonesia terus meningkatkan campuran biofuel.
Setelah penerapan B40 pada tahun sebelumnya, peningkatan menjadi B50 pada tahun ini diharapkan mampu menekan impor solar secara drastis dengan memanfaatkan pasokan sawit domestik.
“Kebijakan ini membuat harga Crude Palm Oil (CPO) pasti akan naik. Dengan demikian, petani akan sejahtera, sekaligus kita bisa memiliki energi terbarukan atau green energy. Ini sangat baik untuk Indonesia,” beber Amran.
Untuk mewujudkan tujuan besar tersebut, Mentan meminta dukungan penuh dari media massa, termasuk Jawa Pos Group.
Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam menyampaikan kinerja pemerintah serta menginformasikan potensi besar yang dimiliki Indonesia kepada publik.
Baca Juga: Optimalkan Hulu Migas untuk Ketahanan Energi Menuju Indonesia Emas
Tak hanya itu, media juga dinilai memiliki peran vital sebagai jembatan antara pemerintah dan masyarakat, sehingga kebijakan pemerintah maupun masukan dari masyarakat dapat tersampaikan secara berimbang.
“Indonesia sangat besar dan kaya akan sumber daya alam. Ayo kita kawal bersama. Jangan kita hidup dengan ego saja, masih ada generasi yang akan melanjutkan perjuangan ini,” pungkasnya. (jpg)
Editor : Slamet Harmoko