Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Perluas Layanan Gizi, Targetkan 24 Ribu Dapur MBG hingga Akhir 2025

Gunawan. • Selasa, 9 Desember 2025 | 16:23 WIB
Badan Gizi Nasional saat mengecek salah satu dapur Makan Bergizi Gratis.
Badan Gizi Nasional saat mengecek salah satu dapur Makan Bergizi Gratis.

JAKARTA, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah menetapkan target pembangunan 24.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga akhir 2025 sebagai langkah awal memperkuat layanan gizi nasional dan mempercepat cakupan penerima manfaat.

BGN menyiapkan dua skema pembangunan SPPG. Sebagian besar akan beroperasi di kawasan aglomerasi sementara satu paket lagi difokuskan pada wilayah terpencil.

Rencana ini terbagi sekitar 20.000 unit untuk aglomerasi dan 4.700 unit untuk daerah 3T (tertinggal terpencil terluar).

Jika target infrastruktur ini terealisasi, operasional MBG diproyeksikan dapat berjalan secara serentak mulai Januari 2026.

Mengacu data BGN, ribuan SPPG telah aktif melayani jutaan penerima. BGN melaporkan ada 16.630 SPPG yang melayani sekitar 47,2 juta penerima manfaat dan pemerintah menargetkan jumlah SPPG aktif mencapai 20.000 pada akhir 2025.

Dengan perluasan infrastruktur, cakupan awal ditargetkan antara 60–70 juta penerima dan dapat meningkat sampai 82,9 juta orang pada tahap berikutnya.

”Bila seluruh target dapat direalisasikan, program MBG diproyeksikan dapat berjalan serentak mulai Januari 2026,” kata Kepala BGN Dadan Hindayana.

Kementerian Koperasi menyatakan siap menghubungkan jaringan produksi dan distribusi koperasi dengan SPPG untuk memastikan ketersediaan bahan baku.

”Kami akan melakukan percepatan suplai bahan-bahan untuk dapur-dapur SPPG yang sedang dan akan dibangun,” kata Menteri Koperasi Ferry Juliantono.

Pemerintah juga mendorong pembiayaan lewat LPDB untuk memperkuat kapasitas koperasi peternak dan produsen lokal agar suplai protein dan bahan pokok stabil.

Sementara itu, asosiasi dunia usaha menyatakan kesiapan berkolaborasi. Ketua Umum Gapembi Alven Stony mengungkapkan, Gapembi bersama Kadin telah berkolaborasi mengoordinasikan dan menggerakkan pengusaha UMKM untuk terlibat dalam penyediaan dapur makan bergizi bagi sasaran, seperti siswa PAUD hingga SMA, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Kadin dan Gapembi juga berfungsi sebagai inkubator untuk menyiapkan UMKM memenuhi standar operasional, rantai pasok, serta kualitas pangan.

Melalui sinergi antara BGN, Kemenkop, Kadin, Gapembi, koperasi, dan UMKM, pembangunan 24 ribu dapur MBG diharapkan memperluas akses gizi bagi kelompok rentan, sekaligus mendorong pemulihan dan penguatan ekonomi lokal melalui keterlibatan UMKM sebagai pemasok dan pengelola dapur. (*/ign)

Editor : Gunawan.
#dapur MBG #Makan Bergizi Gratis (MBG)