Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Program Magang Nasional Jadi Peluang Kerja Potensial untuk Fresh Graduate

Gunawan. • Selasa, 25 November 2025 | 14:35 WIB
Sejumlah pencari kerja melihat lowongan pekerjaan di Job Fair di Kota Tangerang, Rabu (23/04/2025). Pemerintah Kota Tangerang membuka 8897 lowongan pekerjaan dengan menghadirkan 50 perusahaan di acara tersebut. HANUNG HAMBARA/JAWA POS
Sejumlah pencari kerja melihat lowongan pekerjaan di Job Fair di Kota Tangerang, Rabu (23/04/2025). Pemerintah Kota Tangerang membuka 8897 lowongan pekerjaan dengan menghadirkan 50 perusahaan di acara tersebut. HANUNG HAMBARA/JAWA POS

JAKARTA, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah terus memperluas kesempatan kerja bagi lulusan baru lewat Program Pemagangan Nasional yang kini digelar secara bertahap dan melibatkan banyak mitra industri.

Program ini dirancang agar lulusan perguruan tinggi memperoleh pengalaman kerja terstruktur sehingga lebih siap bersaing di pasar kerja.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menekankan bahwa magang menjadi jembatan penting antara pendidikan kampus dan praktik industri.

”Di kampus, mereka mendapat landasan teori sementara di tempat magang mereka mengasah kemampuan praktik yang lebih kompleks lintas disiplin,” ujar Yassierli saat membuka salah satu sesi orientasi program.

Pernyataan ini menegaskan tujuan program bukan sekadar pelatihan singkat melainkan penguatan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha.

Gelombang pertama (Batch I) Program Magang Nasional diluncurkan untuk 20.000 peserta dan mulai berjalan pada 20 Oktober 2025 dengan dukungan ratusan perusahaan yang mendaftarkan diri sebagai penyelenggara.

Pembukaan tahap awal ini menjadi langkah pilot yang kemudian dilanjutkan dengan gelombang kedua berkapasitas jauh lebih besar.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa Presiden Prabowo meminta perluasan kuota sehingga Batch II dibuka dengan target 80.000 peserta sehingga total peserta program pada 2025 diproyeksikan mencapai 100.000 orang.

”Dengan penambahan ini jumlah peserta magang pada 2025 menjadi 100.000 orang,” kata Teddy saat meninjau pelaksanaan program dan memantau kesiapan peserta.

Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan Kemenaker Anwar Sanusi menjelaskan bahwa Batch II disusun dengan tahapan pendaftaran dan seleksi yang jelas agar mitra penyelenggara dapat memilih peserta yang paling sesuai dengan kebutuhan industri.

Pendaftaran penyelenggara dan usulan program serta pendaftaran peserta dilakukan melalui portal resmi MagangHub milik Kemnaker.

”Kami mengajak perusahaan untuk aktif menyediakan tempat magang dan membina peserta sehingga kompetensi mereka meningkat nyata,” ujar Anwar.

Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi menambahkan bahwa pengalaman magang akan memperkuat portofolio peserta, karena mereka mendapat mentor serta fasilitas seperti uang saku sesuai standar dan jaminan sosial selama masa magang.

Pemerintah berharap format pemagangan enam bulan ini menghasilkan lulusan yang lebih siap kerja sekaligus memberi sinyal positif bagi dunia usaha yang membutuhkan tenaga kerja terampil.

Dengan target nasional 100.000 peserta pada 2025 pemerintah menegaskan komitmennya menyediakan jalur transisi dari pendidikan formal ke dunia kerja melalui magang terstruktur yang melibatkan perguruan tinggi sektor swasta BUMN dan instansi publik. (*/ign)

Editor : Gunawan.
#Magang Nasional #Lulusan baru