Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Kopdes Merah Putih Dipacu untuk Dongkrak Ekonomi Desa

Gunawan. • Jumat, 14 November 2025 | 16:45 WIB
ILUSTRASI: Koperasi merah putih. FOTO: JAWA POS/RADAR MADIUN
ILUSTRASI: Koperasi merah putih. FOTO: JAWA POS/RADAR MADIUN

JAKARTA, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah menegaskan upaya memperkuat ekonomi di tingkat desa lewat Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih yang dirancang untuk meringankan beban hidup sekaligus menghidupkan pasar lokal.

Program yang diluncurkan tahun ini menempatkan koperasi sebagai titik pengumpul dan distribusi barang kebutuhan pokok sehingga rantai pasok dipersingkat dan harga menjadi lebih terjangkau bagi masyarakat desa.

Presiden Prabowo Subianto mengatakan, inisiatif ini menyediakan akses bahan pokok dengan harga lebih murah dan membuka ruang bagi layanan lain di desa seperti simpan pinjam dan fasilitas pergudangan.

”Koperasi Desa Merah Putih akan ringankan beban hidup masyarakat kita, dengan menjual beras murah, minyak goreng murah, LPG subsidi, pupuk subsidi, sesuai harga jual,” ucap Prabowo.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menambahkan, bahwa salah satu fungsi utama Kopdes/Kel Merah Putih adalah menjadi offtaker bagi produk-produk hasil desa sehingga petani dan pelaku usaha mikro mendapatkan pasar yang jelas.

Pemerintah juga menargetkan pembangunan dan operasionalisasi puluhan ribu unit koperasi sebagai upaya memperluas dampak ekonomi secara nasional.

”Fungsi dari Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih adalah menjadi offtaker dari hasil produk masyarakat desa,” terang Ferry.

Dukungan partai politik dan organisasi masyarakat sipil turut mengalir. Sekretaris Jenderal PKS Muhammad Kholid menyebut Kopdes Merah Putih bukan sekadar program teknis tetapi juga fondasi untuk mewujudkan tata ekonomi yang lebih adil dan berorientasi pada kesejahteraan sosial di desa.

”Kopdes Merah Putih bukan sekadar program melainkan fondasi baru bagi lahirnya tata ekonomi yang lebih adil dan berkeadilan sosial,” kata Kholid.

Pemerintah menyatakan paket dukungan akan mencakup pelatihan manajemen koperasi, pendampingan teknis, pembangunan gerai dan gudang, serta sinergi antar kementerian untuk infrastruktur pendukung sehingga koperasi dapat beroperasi efektif.

Kolaborasi antarlembaga juga diarahkan untuk memastikan distribusi barang pokok dan produk lokal berjalan lancar sehingga manfaatnya langsung dirasakan masyarakat desa.

Beberapa pihak menyorot tantangan pelaksanaan seperti kelengkapan legalitas koperasi, pembiayaan, dan kesiapan sumber daya manusia di desa.

Pemerintah merespons dengan menyusun target operasional serta menopang pembentukan badan hukum koperasi dan fasilitas fisik.

Hingga saat ini pemerintah menargetkan pembentukan puluhan ribu unit Kopdes/Kel Merah Putih dan mengebut penyelesaian fasilitas agar banyak unit dapat beroperasi penuh dalam beberapa bulan mendatang. (*/ign)

Editor : Gunawan.
#Koperasi Merah Putih