Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Dari Sekolah hingga Pesantren, Program CKG Tanamkan Kesadaran Kesehatan sejak Dini

Gunawan. • Rabu, 29 Oktober 2025 | 17:22 WIB
CEK KESEHATAN: Petugas medis saat lakukan cek kesehatan para pelajar, baru-baru ini. FOTO: PUSKESMAS BAAMANG 1/RADAR SAMPIT
CEK KESEHATAN: Petugas medis saat lakukan cek kesehatan para pelajar, baru-baru ini. FOTO: PUSKESMAS BAAMANG 1/RADAR SAMPIT

JAKARTA, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah memperbesar jangkauan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai upaya mendorong budaya pemeriksaan kesehatan rutin di masyarakat.

Kementerian Kesehatan menargetkan cakupan program dapat menyentuh sekitar 50 juta peserta dalam hitungan minggu seiring meningkatnya partisipasi publik di berbagai daerah.

Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kemenkes Maria Endang Sumiwi mengatakan, sudah ada puluhan juta warga yang terdaftar dan memperoleh layanan CKG.

”Pemeriksaan yang kami lakukan meliputi gigi gizi serta pengukuran indeks massa tubuh dan antusiasme masyarakat sangat tinggi,” kata Maria.

Pelaksanaan nasional CKG dilaksanakan serentak melalui ribuan puskesmas dan puluhan ribu sekolah sebagai bagian dari strategi deteksi dini penyakit.

Program tersebut berjalan di sekitar 10 ribu puskesmas dan 125 ribu sekolah dengan layanan berupa pemeriksaan tekanan darah gula darah, anemia, dan status gizi.

Data hasil pemeriksaan dipakai sebagai bahan menyusun kebijakan kesehatan berbasis bukti.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin optimistis cakupan yang jauh lebih besar dapat dicapai dengan dukungan jajaran kementerian dan pihak terkait.

Target jangka akhir program mencapai sekitar 70 juta penerima manfaat pada 2025.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes Aji Muhawarman mengatakan, tujuan program melampaui sekadar pemeriksaan satu kali.

”CKG bukan hanya layanan pemeriksaan, namun sebuah gerakan untuk menanamkan kebiasaan menjaga kesehatan sejak dini sebelum sakit melanda,” ujar Aji.

Perhatian khusus diberikan pada anak dan remaja, termasuk pelaksanaan di lingkungan pendidikan formal maupun nonformal.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi mengapresiasi program tersebut saat meninjau pelaksanaan CKG di Pondok Pesantren Buntet dan Gedongan Kabupaten Cirebon.

”CKG adalah wujud perhatian negara melalui pemeriksaan rutin yang membantu memastikan anak tumbuh sehat cerdas dan bahagia,” kata Arifah. (*/ign)

Editor : Gunawan.
#sekolah #cek kesehatan gratis #pesantren