Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Menuju Indonesia Emas 2045, Fokus Perluas Akses Beasiswa LPDP

Gunawan. • Jumat, 24 Oktober 2025 | 15:56 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutannya di Gedung Utama Kompleks Kejaksaan Agung RI, Jakarta, pada Senin, 20 Oktober 2025. (Foto: BPMI Setpres)
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutannya di Gedung Utama Kompleks Kejaksaan Agung RI, Jakarta, pada Senin, 20 Oktober 2025. (Foto: BPMI Setpres)

JAKARTA, radarsampit.jawapos.com – Menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober, pemerintah menegaskan komitmen memperkuat penyediaan beasiswa melalui LPDP dengan rencana tambahan dana yang berasal dari hasil pengembalian kerugian negara.

Dalam Sidang Kabinet Paripurna yang bertepatan dengan satu tahun masa pemerintahan, Presiden Prabowo Subianto menegaskan pilihan untuk mengembalikan sebagian hasil pemberantasan korupsi ke sektor pendidikan dengan mengisi dana abadi LPDP.

Jumlah yang terkait kasus pengembalian kerugian negara akibat perkara ekspor CPO mencapai sekitar Rp13 triliun dan diarahkan untuk menjadi salah satu sumber penguatan LPDP.

”Sebagian bisa kita taruh di LPDP untuk masa depan. Uang dari efisiensi dan dari koruptor harus kita investasi untuk pendidikan,” ujar Presiden.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan kesiapannya menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo.

Di sisi lain, dia juga memperingatkan bahwa alokasi tambahan tidak bisa serta-merta direalisasikan pada tahun anggaran berjalan, sehingga perlu diatur untuk periode mendatang.

Pemerintah juga menekankan penambahan dana LPDP harus diarahkan untuk menjawab kebutuhan pembangunan SDM yang relevan dengan arah industri nasional.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto mengatakan, alokasi beasiswa disesuaikan dengan perhitungan kebutuhan SDM di sektor prioritas, seperti ketahanan pangan, energi, dan hilirisasi mineral.

”Presiden mengingatkan kami untuk menghitung secara cermat SDM yang dibutuhkan, termasuk beasiswa LPDP, agar selaras dengan perkembangan industri baru, seperti ketahanan pangan, energi, dan hilirisasi mineral,” kata Brian.

Wakil Menteri Stella Christie menambahkan, kementerian akan memetakan rencana penambahan dana LPDP bersama LPDP sendiri, sehingga penyaluran nantinya juga dapat menyasar dosen peneliti dan program riset selain mahasiswa penerima beasiswa.

”Bapak Presiden ingin mencetak SDM unggul di bidang sains dan teknologi, tapi juga di bidang-bidang lain yang sangat diperlukan negara,” ujar Stella.

Di tengah wacana penambahan anggaran, pemerintah menegaskan tujuan jangka panjangnya, yakni mencari dan memberi kesempatan kepada pelajar berprestasi dari keluarga kurang mampu supaya potensi mereka dapat dimaksimalkan demi pembangunan bangsa.

”Banyak anak-anak miskin ternyata punya kecerdasan yang tinggi. Kita harus cari mereka dan berikan beasiswa penuh,” kata Prabowo. (*/ign)

Editor : Gunawan.
#beasiswa lpdp #Presiden Prabowo