Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

1,4 Miliar Porsi Makan Bergizi Gratis untuk Masa Depan Sehat Anak Indonesia

Gunawan. • Rabu, 22 Oktober 2025 | 16:45 WIB
Ilustrasi menyiapkan makan bergizi gratis (MBG). (JAWA POS)
Ilustrasi menyiapkan makan bergizi gratis (MBG). (JAWA POS)

JAKARTA, radarsampit.jawapos.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melaporkan capaian signifikan pada tahun pertama pelaksanaannya.

Dalam rentang waktu sekitar 10 bulan sejak peluncuran program, pemerintah menyatakan telah menyiapkan jutaan porsi makanan bergizi bagi kelompok rentan seperti murid sekolah serta ibu hamil menyusui dan balita di berbagai daerah.

Presiden Prabowo menyampaikan perkembangan pelaksanaan MBG pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara.

”Program Makan Bergizi Gratis sudah sampai pada tahap 12.508 SPPG ataupun unit dapur terpusat sudah mencapai 12.508 dari target kita 32 ribu, dan artinya hari ini sudah 1.410.000.000 porsi sudah dimasak dan dibagikan sejak tanggal 6 Januari 2025,” kata Prabowo.

Menurut data Badan Gizi Nasional (BGN, manfaat program MBG telah dinikmati sekitar 36,7 juta peserta tersebar di 38 provinsi 509 kabupaten dan 7.022 kecamatan.

Angka itu menggambarkan jangkauan program yang cepat meski target pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) masih berlanjut menuju target 32.000 unit.

Presiden juga menyinggung perbandingan pencapaian skala internasional sebagai tolok ukur percepatan program.

”Yang saya tahu, Presiden Brasil memberi tahu pada saya mereka butuh 11 tahun untuk mencapai 40 juta, kita alhamdulillah dalam satu tahun mencapai 36 juta,” ujarnya.

Tokoh politik dan akademisi menyambut capaian awal ini dengan catatan. Budi Arie Setiadi menilai, angka distribusi sebagai bukti kerja nyata pemerintahan.

Sementara Prof Hardinsyah dari IPB University menyatakan, program itu berpotensi menjadi fondasi perbaikan status gizi generasi jika kualitas menu standar dan keamanan pangan terus diawasi.

Di lapangan, pelaksanaan MBG juga dikaitkan dengan penggerak ekonomi lokal karena keterlibatan UMKM pengadaan bahan dan penyediaan tenaga kerja dapur.

Ribuan UMKM dilibatkan dalam rantai pasok MBG yang juga sekaligus menyerap tenaga kerja di level daerah, sehingga program ini tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi namun juga memberi dampak ekonomi. (*/ign)

Editor : Gunawan.
#Makan Bergizi Gratis (MBG)