Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Koperasi Merah Putih Siap Digitalisasi, Pendampingan Serentak di Lima Provinsi

Gunawan. • Jumat, 19 September 2025 | 15:09 WIB
Ilustrasi koperasi.
Ilustrasi koperasi.

JAKARTA, radarsampit.jawapos.com – PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) memperdalam perannya sebagai mitra pemerintah dalam program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dengan menekankan digitalisasi layanan dan peningkatan kapabilitas pengurus koperasi.

Pada fase lanjutan, BRI memperluas pemanfaatan AgenBRILink, memperkuat literasi keuangan, serta meluncurkan pendampingan intensif di sejumlah provinsi prioritas.

Program pendampingan yang diselenggarakan BRI berlangsung serentak di lima provinsi prioritas, yakni Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Barat, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Barat.

Dijalankan antara pertengahan September sampai akhir Oktober 2025.

Kegiatan ini memuat pelatihan penyusunan proposal usaha, simulasi pengajuan pembiayaan ke bank Himbara, dan strategi operasional koperasi yang menerapkan teknologi.

Direktur Commercial Banking BRI, Alexander Dippo Paris, menegaskan tujuan program bukan sekadar administratif, melainkan untuk membekali pengurus agar siap mengelola pembiayaan dan menjalankan koperasi secara profesional.

”Kami berupaya agar setiap koperasi desa tidak hanya dapat menyusun proposal yang layak, tetapi juga memiliki kapasitas manajerial dan operasional untuk mengelola pembiayaan secara berkelanjutan,” kata Alexander.

Sebagai bagian dari integrasi layanan, BRI mendorong pemanfaatan aplikasi BRISPOT untuk memantau proses pengajuan pembiayaan secara real-time.

Selain itu, sedang dikembangkan Dashboard Monitoring KDKMP yang memungkinkan pemangku kepentingan melacak kinerja koperasi secara nasional.

Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo menyambut kuat pendekatan digital tersebut dan menilai pencatatan elektronik merupakan kunci agar koperasi lebih dipercaya oleh lembaga keuangan dan mitra usaha.

”Digitalisasi pencatatan membuka peluang koperasi menjadi entitas profesional dan dapat dipercaya oleh lembaga pembiayaan,” ujar Kartika saat meninjau salah satu kegiatan.

BRI juga menegaskan peran krusial AgenBRILink sebagai jaringan layanan keuangan desa.

Menurut data yang dipaparkan BRI, hingga paruh pertama 2025 ada sekitar 1,2 juta AgenBRILink yang menjangkau lebih dari 67.000 desa, menjadi jalur utama inklusi keuangan di wilayah perdesaan.

”AgenBRILink adalah simpul penting bagi ekosistem koperasi desa; kami akan terus memperkuat perannya lewat pelatihan dan teknologi,” kata Agus Noorsanto, Wakil Direktur Utama BRI. (*/ign)

Editor : Gunawan.
#digitalisasi #Koperasi Merah Putih #Agen BRILink #BRI