JAKARTA, radarsampit.jawapos.com – Kementerian Transmigrasi (Kementrans) memastikan program transmigrasi di Kalimantan Tengah (Kalteng) kini sepenuhnya diperuntukkan bagi warga lokal.
Tidak ada lagi pendatang dari luar provinsi yang ditempatkan, berbeda dengan pola transmigrasi di masa lalu.
Direktur Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Sigit Mustofa Nurudin, menjelaskan penempatan direncanakan berlangsung pada November hingga Desember 2025.
Lokasi yang dipilih berada di Sungai Baru dan Pulau Nibung, Kabupaten Sukamara, sebagai bagian dari dukungan terhadap program cetak sawah yang digagas bersama Kementerian Pertanian.
Menurut Sigit, model transmigrasi saat ini telah mengalami transformasi besar. Jika sebelumnya sistemnya bersifat top-down, kini berubah menjadi bottom-up.
Pemerintah daerah yang mengusulkan kebutuhan, sementara pemerintah pusat hanya menyediakan anggaran sesuai permintaan tersebut.
Dengan cara ini, transmigrasi antarpulau yang pernah menimbulkan persoalan sosial tidak lagi berlaku.
“Kebijakan pemerintah sekarang selaras dengan aspirasi masyarakat. Fokusnya jelas, yakni memberdayakan warga lokal melalui transmigrasi berbasis kawasan,” tegas Sigit.
Ia menambahkan, program ini diharapkan mampu meningkatkan kemandirian masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan nasional.
Transmigrasi lokal dipandang sebagai solusi tepat untuk mendukung pembangunan tanpa harus mengulang pola lama yang kerap menuai masalah. (*)
Editor : Slamet Harmoko