Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Kemkomdigi Manfaatkan Sekolah Rakyat untuk Perluas Literasi Digital

Gunawan. • Senin, 28 Juli 2025 | 19:35 WIB
Ilustrasi Sekolah Rakyat. (REZA FEBRINO/JAWAPOS.COM)
Ilustrasi Sekolah Rakyat. (REZA FEBRINO/JAWAPOS.COM)

JAKARTA, radarsampit.jawapos.com – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memanfaatkan jaringan Sekolah Rakyat untuk memperluas edukasi literasi digital bagi pelajar dari keluarga kurang mampu.

Program ini menekankan penggunaan teknologi secara aman, bijak, dan produktif, termasuk pengenalan kecerdasan buatan (AI) serta kewaspadaan terhadap konten berbahaya seperti judi daring.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemkomdigi, Bonifasius Wahyu Pudjianto, menyatakan bahwa Sekolah Rakyat menjadi prioritas utama dalam skema digitalisasi pendidikan nasional.

”Siswa-siswi Sekolah Rakyat perlu mendapat pembekalan menyeluruh mengenai pemanfaatan teknologi, termasuk pengenalan terhadap kecerdasan buatan (AI) hingga ancaman bahaya judi daring yang marak di dunia maya,” ujarnya.

Dia berharap, Komdigi dapat menjangkau seluruh Sekolah Rakyat yang tersebar di Indonesia untuk memberikan edukasi literasi digital.

”Tema edukasi kami sesuaikan dengan kebutuhan masyarakat, mulai dari dasar analisis data, keamanan siber, coding, hingga pemahaman tentang AI,” katanya

Dalam implementasinya, Kemkomdigi mendorong integrasi materi ini ke dalam platform Learning Management System (LMS) yang telah digunakan sekolah.

Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital, Alfreno Kautsar Ramadhan, menambahkan, bahwa peningkatan konektivitas di Sekolah Rakyat mendukung kegiatan belajar daring.

”Ketersediaan akses internet yang cepat dan stabil, membuat siswa bisa belajar secara online.  Selain itu, mengakses berbagai sumber pembelajaran global, dan mengembangkan kemampuan teknologi yang relevan dengan tantangan masa depan,” katanya.

Tokoh pendidikan, Ina Liem, CEO Jurusanku, menyambut positif inisiatif ini. Ia menilai bahwa fasilitas asrama di Sekolah Rakyat, dipadukan dengan internet berkualitas, merupakan langkah positif membangun kemampuan digital siswa dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

”Anak-anak kini dapat mengikuti webinar, kompetisi daring, hingga menonton konten edukatif dari tokoh inspiratif yang sebelumnya sulit mereka jangkau,” kata Ina.

Menurut Ina, literasi digital yang dibangun sejak dini akan menjadi bekal penting dalam menghadapi dunia kerja yang menuntut kemampuan kolaborasi daring, riset mandiri, serta adaptasi terhadap teknologi baru. (*/ign)

Editor : Gunawan.
#Sekolah Rakyat #literasi digital