Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Hilirisasi Dinilai Jadi Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Gunawan. • Rabu, 9 Juli 2025 | 15:50 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAKARTA, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah terus menggalakkan program hilirisasi sebagai tulang punggung transformasi ekonomi nasional.

Kebijakan ini telah terbukti mendorong lonjakan nilai tambah komoditas, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat daya saing daerah.

Dengan menumbuhkan ekosistem industri kawasan, pemerintah pusat dan daerah bekerja sama menyediakan infrastruktur vital—seperti kawasan industri terpadu, jalan produksi, pelabuhan logistik, dan pasokan energi—untuk mendukung aktivitas manufaktur lokal.

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menyebut hilirisasi mampu memacu pertumbuhan ekonomi provinsi hingga dua digit.

”Provinsi yang menekuni hilirisasi mencatat pertumbuhan dua digit dalam waktu singkat. Struktur industri yang kuat memperkokoh ketahanan ekonomi wilayah,” ujar Amalia.

Menurut Amalia, pemerataan reindustrialisasi menjadi kunci agar pertumbuhan ekonomi nasional dapat dipercepat dan merata.

Kebijakan ini sejalan dengan target Presiden Prabowo Subianto untuk mengejar pertumbuhan hingga 8%.

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Tata Ruang (BKPM), Todotua Pasaribu, menegaskan bahwa untuk mendongkrak pertumbuhan 8%, perlu realisasi investasi sekitar Rp 13.000 triliun dalam lima tahun ke depan—naik dari Rp 9.900 triliun selama dekade sebelumnya.

”Investasi sebesar itu penting agar transformasi ekonomi daerah berjalan optimal dan target nasional tercapai,” terang Todotua.

Ke depan, hilirisasi diharapkan memacu transformasi struktural ekonomi di tingkat daerah—dari ekstraksi sumber daya mentah menuju industri bernilai tambah tinggi.

Dampaknya, ketahanan daerah terhadap guncangan eksternal akan meningkat, dan penerimaan daerah dari pajak serta retribusi sektor industri dan jasa akan menguat. (*/ign)

Editor : Gunawan.
#hilirisasi #ekonomi