Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Baru Saja Resmikan Proyek Baterai Listrik, Presiden Prabowo Ungkap Kunci Menuju Swasembada Energi

Gunawan. • Kamis, 3 Juli 2025 | 14:21 WIB
Presiden Prabowo Subianto
Presiden Prabowo Subianto

JAKARTA, radarsampit.jawapos.com – Presiden Prabowo Subianto optimistis Indonesia akan mencapai kemandirian energi dalam lima hingga enam tahun mendatang.

Pernyataan ini disampaikannya pada acara groundbreaking Proyek Ekosistem Industri Baterai Listrik Terintegrasi di Karawang, Jawa Barat.

”Saya diberi laporan para ahli: dalam lima tahun, paling lambat enam tahun, kita bisa swasembada energi,” tegas Presiden Prabowo.

Ia menekankan bahwa kunci kemandirian terletak pada produksi listrik mandiri dari Energi Baru Terbarukan, terutama tenaga surya, yang memerlukan sistem penyimpanan baterai andal.

Proyek terintegrasi di Karawang—dikembangkan oleh ANTAM, IBC, dan konsorsium CATL‑Brunp‑Lygend (CBL)—merupakan langkah historis menuju ketahanan energi nasional.

Saat peresmian, dipaparkan kemampuan awal 15 gigawatt, dengan visi memperluas kapasitas hingga 100 GW.

”Untuk benar-benar mandiri, menurut para ahli, kita memerlukan sekitar 100 gigawatt,” ujar Presiden.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menambahkan, bahwa tahap pertama produksi baterai ditargetkan mencapai 6,9 GWh pada akhir 2026 dan meningkat menjadi 15 GWh selanjutnya.

Kapasitas ini diproyeksikan mendukung pembuatan hingga 300 ribu unit kendaraan listrik per tahun dan mengurangi impor BBM sekitar 300 ribu kiloliter.

”Dengan permintaan baterai PLTS yang terus tumbuh, kapasitas bisa ditingkatkan hingga 40 GWh,” kata Bahlil.

Investasi total proyek mencapai USD 5,9 miliar—termasuk USD 1,2 miliar untuk Karawang dan USD 4,7 miliar untuk lima fasilitas terintegrasi di Halmahera Timur—sebagai fondasi percepatan transformasi energi dan hilirisasi industri baterai di tanah air. (*/ign)

Editor : Gunawan.
#Baterai Listrik Terintegrasi #Presiden Prabowo #swasembada energi