Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Kadin Fasilitasi Pembangunan 1.000 Dapur untuk Mendukung Program MBG

Gunawan. • Kamis, 19 Juni 2025 | 11:20 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto melakukan inspeksi mendadak atau sidak ke dapur umum dan sekolah untuk meninjau langsung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (3/2)
Presiden RI Prabowo Subianto melakukan inspeksi mendadak atau sidak ke dapur umum dan sekolah untuk meninjau langsung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (3/2)

JAKARTA, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah bersama pelaku usaha menunjukkan keseriusan dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memperkuat ketersediaan pangan dan gizi di seantero Nusantara.

Melalui Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, disepakati pembangunan 1.000 Dapur MBG sebagai bagian dari 30.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan didirikan Badan Gizi Nasional (BGN).

”Respons positif dunia usaha sungguh membanggakan, menegaskan semangat gotong royong mendukung program ini,” ujar Ketua Umum Kadin, Anindya Novyan Bakrie.

Anindya menyampaikan, Kadin akan memulai pembangunan dapur percontohan sebelum 17 Agustus 2025, sekaligus menyiapkan infrastruktur dan rantai pasok agar pangan bergizi dapat disalurkan tepat sasaran.

”Keterlibatan Kadin tak hanya soal ketersediaan makanan bergizi, tetapi juga membuka lapangan kerja dan memberdayakan masyarakat lokal,” tambahnya.

”Kami berkomitmen membantu BGN mencapai target 30.000 titik dapur SPPG sesuai kemampuan Kadin di tingkat pusat hingga daerah,” katanya lagi.

Kadin juga akan merancang buku panduan operasional yang dapat diadaptasi oleh pengurus Kadin di provinsi dan kota, bahkan di tingkat internasional.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyatakan bahwa dukungan swasta menjadi penopang utama keberhasilan MBG.

”Program ini bergantung pada tiga pilar: anggaran, sumber daya manusia, dan infrastruktur. Peran Kadin dalam membangun dapur dan memperkuat rantai pasok sangat krusial,” ujarnya.

Dadan menambahkan, Kadin telah membentuk tim khusus yang akan mengelola pembangunan hingga melakukan kurasi dan akreditasi dapur SPPG secara mandiri.

”Langkah ini meringankan beban BGN dan mempercepat proses akreditasi,” katanya.

Untuk mewujudkan target 30.000 dapur MBG, Kadin akan bersinergi erat dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya.

Melalui kolaborasi kuat antara sektor publik dan swasta, Indonesia diharapkan dapat segera memastikan ketahanan pangan dan gizi yang merata bagi semua lapisan masyarakat. (*)

Editor : Gunawan.
#Makan Bergizi Gratis atau MBG #dapur MBG #kadin