Radarsampit.jawapos.com - Oknum Polrestabes Surabaya dan Beacukai Madura diduga saling berebut mengamankan barang bukti mobil box bermuatan rokok ilegal di jalan Akses Suramadu, Rabu (7/5).
Insiden itu bermula ketika petugas Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) C Madura berhasil menggagalkan upaya pengiriman rokok ilegal yang diduga akan dibawa ke Surabaya.
Namun upaya penangkapan itu nyaris ricuh ketika seorang pria yang mengaku sebagai anggota Polrestabes Surabaya datang dan mencoba mengintervensi proses penangkapan.
Mobil boks berwarna hitam dengan nomor polisi W 8188 DU dihentikan petugas Bea Cukai kemarin (7/5) sekitar pukul 11.00 WIB.
Begitu kendaraan diberhentikan dan hendak diperiksa, muncul mobil Toyota Innova hitam yang langsung mendatangi lokasi.
Video saling berebut itu pun viral di media sosial usai diunggah oleh sejumlah media sosial. Dilansir dari Jawa Pos Radar Madura, Humas KPPBC TMP C Madura Megatruh Yoga Brata membenarkan peristiwa tersebut.
Menurut dia, mobil boks itu sudah diikuti sejak awal dan langsung dihentikan sesampai di akses Suramadu. "Setiba di akses Jembatan Suramadu, mobil tersebut lalu diberhentikan," ujarnya dikutip dari jawapos.com, Jumat (9/5).
Namun, suasana mendadak berubah tegang. Seorang pria gondrong berbaju putih, mengaku dari Polrestabes Surabaya datang mengintervensi petugas Bea Cukai.
"Tapi, seorang laki-laki berbaju putih dan berambut gondrong yang mengaku oknum anggota Polrestabes Surabaya itu mencoba mengintervensi petugas Bea Cukai," paparnya.
Diduga pria itu berusaha menggagalkan penyitaan dengan menyuruh sopir mobil boks untuk kabur dari lokasi.
Aksi saling dorong antara petugas Bea Cukai dan pria yang mengaku polisi itu pun tak terhindarkan.
"Oknum yang mengaku anggota Polrestabes Surabaya itu memaksa dan menyuruh sopir jalan," ucapnya.
Polrestabes Surabaya akhirnya angkat suara. Saat dikonfirmasi secara terpisah, Kasatintelkam Polrestabes Surabaya AKBP Edi Hartono membenarkan bahwa pria dalam video itu memang adalah anggotanya.
"Benar (yang bersangkutan anggota Satintelkam Polrestabes Surabaya). Saat ini, yang bersangkutan sedang diperiksa," katanya. (jpg)
Editor : Slamet Harmoko