Radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Nduga menegaskan tekadnya untuk membangun wilayah dengan prioritas utama pada rekonsiliasi dan penguatan sektor ekonomi, infrastruktur, pendidikan, serta kesehatan.
Dengan kendali atas konflik yang telah berlangsung selama 16 tahun, kini terbuka kesempatan untuk percepatan pembangunan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Mantan Pejabat Penjabat Bupati Nduga, Elai Giban, menyatakan bahwa era konflik yang pernah menyelimuti daerah ini telah berakhir.
Ia menekankan pentingnya kemajuan Nduga sebagai bagian dari kemajuan seluruh Indonesia.
”Konflik yang pernah terjadi telah kami atasi, termasuk isu pembebasan pilot yang sempat menjadi sorotan nasional. Kini saatnya Nduga bangkit dan maju. Ketika Nduga berkembang, kemajuan Indonesia pun ikut tercermin," ujarnya.
Bupati Nduga, Dinar Kelnea, juga menyampaikan bahwa dalam 100 hari pertamanya, fokus utama pemerintah daerah adalah rekonsiliasi di 32 distrik dan 248 kampung.
Menurutnya, upaya rekonsiliasi ini akan melibatkan tiga pilar utama, yakni adat, agama, dan pemerintahan, sebagai upaya untuk mengakhiri konflik yang selama ini menghambat pembangunan.
”Dengan pendekatan hukum positif sebagai landasan penyelesaian sengketa, kami berharap anggaran daerah dapat sepenuhnya dialokasikan untuk pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," jelas Kelnea.
Selain itu, pemerintahan di bawah kepemimpinan Bupati Dinar Kelnea bersama Wakil Bupati Yoas Beon akan segera menindaklanjuti pelaksanaan program-program prioritas melalui distribusi Daftar Pelaksanaan Anggaran (DPA).
Langkah ini diharapkan dapat memperlancar administrasi dan memastikan semua program berjalan sesuai rencana.
”Kami mengajak seluruh aparat Pemkab Nduga untuk bekerja dengan sepenuh hati dan komitmen tinggi demi perubahan yang adil. Dengan dasar yang kokoh dari nilai adat, agama, dan pemerintahan, kami yakin Nduga akan menuju masa depan yang lebih baik," pungkas Wakil Bupati Yoas Beon.
Pemerintah Kabupaten Nduga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga stabilitas dan mendorong pembangunan.
Dengan semangat persatuan dan rekonsiliasi, Nduga siap melangkah ke era baru yang lebih cerah. (*)
Editor : Gunawan.