Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Pasokan Listrik Dijamin Aman Menjelang Lebaran 2025

Gunawan. • Kamis, 27 Maret 2025 | 21:01 WIB
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat, konsumsi listrik per kapita di Indonesia mencapai 1.173 kilowatt hour (kWh) pada 2022.FOTO : FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat, konsumsi listrik per kapita di Indonesia mencapai 1.173 kilowatt hour (kWh) pada 2022.FOTO : FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS

JAKARTA, radarsampit.jawapos.com – Menjelang perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah, pemerintah menegaskan bahwa ketersediaan energi nasional, termasuk listrik dan BBM, berada dalam kondisi stabil dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menyatakan bahwa pemantauan secara intensif telah dilakukan guna memastikan kesiapan pasokan energi selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2025.

”Selama hampir 10 hari terakhir, saya melakukan peninjauan langsung terhadap kesiapan pasokan energi. Alhamdulillah, stok BBM, listrik, elpiji, dan infrastruktur pendukung lainnya dalam kondisi prima untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat,” kata Bahlil.

Dia menambahkan, stok BBM saat ini mampu memenuhi kebutuhan selama 21 hari, sedangkan pasokan elpiji cukup untuk satu bulan.

Untuk pembangkit listrik, cadangan energi seperti batu bara, gas, dan BBM diperkirakan dapat mendukung operasional hingga 25 hari.

Di sektor kelistrikan, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN memastikan agar sistem distribusi listrik tetap handal selama Lebaran 2025.

Direktur Distribusi PLN, Adi Priyanto, menjelaskan bahwa berbagai langkah strategis telah disiapkan, termasuk jaminan ketahanan stok bahan bakar untuk pembangkit.

Saat ini, stok batu bara cukup untuk lebih dari 22 hari operasi, gas untuk 30 hari, dan BBM untuk 20 hari operasi.

”PLN telah mengerahkan 69.000 personel yang siap bertugas 24 jam dalam tiga shift agar sistem kelistrikan tidak mengalami kendala. Selain itu, kami juga telah menyiapkan 1.839 genset, 636 UPS, serta berbagai kendaraan operasional seperti mobil gardu bergerak dan truk crane untuk antisipasi gangguan,” ujar Adi.

Pemerintah juga menambah jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sebagai dukungan bagi pemudik yang menggunakan kendaraan listrik.

Bahlil menyebutkan, di beberapa wilayah strategis seperti Jawa Timur, SPKLU kini tersedia setiap 26 kilometer di jalur tol, sedangkan di Jawa Tengah dan Yogyakarta tersedia setiap 20 kilometer.

Dengan serangkaian upaya tersebut, pemerintah optimis bahwa pasokan energi selama Lebaran 2025 akan berjalan lancar dan aman.

Masyarakat diimbau untuk menggunakan energi secara bijaksana serta memastikan keamanan instalasi listrik di rumah sebelum melakukan perjalanan mudik. (*)

Editor : Gunawan.
#lebaran #bbm #listrik