Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Pelni Layani Lebih dari 5 Juta Penumpang Sepanjang Tahun 2024

Farid Mahliyannor • Sabtu, 18 Januari 2025 | 21:31 WIB
PULANG: Lebih dari lima juta penumpang berlayar bersama Pelni sepanjang tahun 2024. (PELNI)
PULANG: Lebih dari lima juta penumpang berlayar bersama Pelni sepanjang tahun 2024. (PELNI)

Radarsampit.jawapos.com - Kapal laut menjadi salah satu moda transportasi yang menjadi pilihan masyarakat Indonesia.

Salah satu operator transportasi laut adalah PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni).

Sepanjang tahun 2024, perusahaan plat merah mencatat telah berlayar dengan total 5.095.306 penumpang di seluruh rute.

Pencapaian ini semakin menegaskan posisi Pelni sebagai penyedia utama transportasi laut yang menghubungkan berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari pulau-pulau besar hingga daerah terpencil.

Peningkatan jumlah penumpang tertinggi tercatat selama periode Lebaran dan Natal dan Tahun Baru 2024/2025.

Pada masa Lebaran 2024, Pelni melayani 641.013 penumpang, naik 1,4 persen dibandingkan tahun 2023 sebanyak 632.155 penumpang.

Sementara selama periode Nataru 2024/2025, jumlah penumpang mencapai 551.383 orang atau naik sebesar 8,7 persen melampaui proyeksi awal sebanyak 507.054 penumpang.

Direktur Utama Pelni Tri Andayani mengatakan, peningkatan jumlah penumpang ini dipengaruhi oleh beberapa faktor.

“Kami melihat peningkatan penumpang pada tahun 2024 dipengaruhi oleh tingginya frekuensi perjalanan selama periode peak season, seperti Lebaran dan Nataru,” ungkap Anda, sapaan karibnya.

Fasilitas kapal yang terus dimodernisasi juga menjadi daya tarik utama bagi masyarakat untuk mencoba perjalanan dengan kapal Pelni.

“Selain itu, kami memperkirakan bahwa kemudahan pemesanan tiket kapal Pelni melalui berbagai platform digital juga menjadi salah satu alasan masyarakat memilih Pelni sebagai moda transportasi andalan mereka,” terang Anda.

Namun dalam perjalanan 2024, Pelni menghadapi tantangan besar terkait insiden yang terjadi pada KM Umsini.

Insiden ini menyebabkan KM Umsini tidak lagi beroperasi sejak pertengahan Juni 2024, sehingga mempengaruhi potensi penambahan jumlah penumpang di sisa tahun.

“Kami ingin meyakinkan masyarakat bahwa Pelni tidak hanya akan bangkit dari insiden ini, tetapi juga berkomitmen untuk menjadi lebih baik dalam memberikan layanan transportasi laut yang aman, nyaman dan terjangkau,” ungkap Anda.

"Kami optimis melangkah ke tahun 2025 dengan semangat baru untuk meningkatkan layanan transportasi laut agar tetap menjadi pilihan utama masyarakat,” tambah Anda.

Anda mengaku Pelni optimistis menghadapi tahun 2025 dengan komitmen untuk terus memperkuat perannya sebagai moda transportasi laut utama di Indonesia untuk terus memperkuat saluran pembelian secara digital. (nis/opi)

Editor : Farid Mahliyannor
#transportasi laut #pelni