Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Presiden Prabowo Tegaskan Korupsi Harus Dihentikan di Indonesia

Gunawan. • Kamis, 5 Desember 2024 | 22:51 WIB
Presiden Prabowo Subianto
Presiden Prabowo Subianto

JAKARTA, radarsampit.jawapos.com – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan komitmen kuat untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas korupsi.

Presiden Prabowo berulang kali menyampaikan pentingnya pengawasan ketat terhadap seluruh penggunaan anggaran negara untuk mencegah kebocoran yang dapat memicu praktik korupsi.

Presiden menekankan bahwa integritas seorang pemimpin menjadi cerminan dari kualitas pemerintahan yang dipimpinnya.

Prabowo dan Gibran berkomitmen untuk menjadi teladan dalam membangun pemerintahan yang berintegritas.

”Saya tegaskan, korupsi harus berhenti di Republik Indonesia,” tegas Presiden Prabowo.

Dalam berbagai kesempatan, Prabowo juga menyatakan bahwa tidak ada ruang bagi pejabat yang terlibat korupsi dalam kabinet yang ia pimpin.

Ia mengingatkan bahwa praktik korupsi, penyelundupan, manipulasi, dan bentuk penyelewengan lainnya hanya akan merugikan kekayaan negara dan masyarakat.

”Kabinet Merah Putih yang saya pimpin tidak akan mentolerir korupsi, pencurian, dan penyelewengan. Berhenti! Berhenti! Berhenti!” ujarnya dengan tegas.

Presiden juga mengungkapkan bahwa kebocoran akibat korupsi, judi daring, penyelundupan, dan berbagai praktik manipulasi telah merugikan negara dalam jumlah besar.

Kekayaan nasional yang seharusnya dinikmati oleh rakyat justru hilang akibat tindakan-tindakan tersebut.

”Saya telah melihat data-datanya. Bersama para menteri, kami sudah menyiapkan strategi untuk memperbaiki keadaan ini, dan saya yakin kita bisa melakukannya,” jelas Prabowo.

Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Perkasa Roeslani, mendukung penuh komitmen Presiden Prabowo untuk menegakkan pemerintahan yang bersih.

Ia menegaskan bahwa dalam pemerintahan Prabowo-Gibran, korupsi dan tindakan yang menghambat investasi tidak akan ditoleransi.

”Bapak Presiden sudah menegaskan, tidak ada tempat untuk korupsi atau praktik negatif yang merusak investasi. Penegakan hukum akan menjadi prioritas utama,” kata Rosan.

Selain itu, Rosan juga menekankan bahwa investasi yang masuk ke Indonesia diharapkan tidak hanya memberikan dampak ekonomi, tetapi juga meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui transfer teknologi.

Dengan cara ini, Indonesia dapat menciptakan lebih banyak lapangan kerja berkualitas yang mendukung pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

”Ketika investor masuk, harapannya mereka juga berkontribusi dalam membangun kapasitas pekerja Indonesia dan melakukan transfer teknologi. Ini adalah langkah penting untuk memperkuat daya saing tenaga kerja kita,” tambahnya.

Dengan kepemimpinan yang berintegritas dan fokus pada pemberantasan korupsi, pemerintahan Prabowo-Gibran optimis Indonesia akan mengalami kemajuan pesat.

Pemerintah berharap langkah-langkah strategis ini dapat menciptakan masa depan yang lebih baik bagi seluruh rakyat Indonesia, menjadikan negara ini lebih adil, makmur, dan berdaya saing di kancah global. (*)

Editor : Gunawan.
#Presiden Prabowo #pemberantasan korupsi