Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Kunjungan Luar Negeri Presiden Prabowo Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Pemerataan di Indonesia

Gunawan. • Selasa, 12 November 2024 | 19:29 WIB
LAWATAN: Presiden Prabowo Subianto (lima kanan) saat melakukan pertemuan dengan Ketua Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional China, Sabtu (9/11).
LAWATAN: Presiden Prabowo Subianto (lima kanan) saat melakukan pertemuan dengan Ketua Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional China, Sabtu (9/11).

JAKARTA, radarsampit.jawapos.com – Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan luar negeri baru-baru ini.

Hal itu sebagai bagian dari strategi memperkuat posisi Indonesia di panggung internasional sekaligus membuka peluang ekonomi baru.

Kunjungan ini mencakup sejumlah pertemuan bilateral dan multilateral, yang dinilai signifikan dalam mendukung visi pemerataan dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Di tengah tantangan global yang semakin kompleks, seperti ketegangan geopolitik dan perubahan iklim, kehadiran Indonesia dalam forum internasional menunjukkan komitmen untuk berkontribusi dalam menciptakan solusi global yang berkelanjutan.

Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, menyatakan harapannya agar lawatan Presiden Prabowo membawa dampak positif bagi Indonesia.

”Kami optimis kunjungan Pak Prabowo akan berdampak baik bagi bangsa,” ujar Eddy.

Ia menambahkan bahwa kunjungan ini bukan hanya memperkuat hubungan diplomatik, tetapi juga menunjukkan keterbukaan Indonesia terhadap investasi asing.

Terutama dalam sektor berkelanjutan, serta kesiapan negara menghadapi tantangan krisis iklim.

Lawatan Presiden Prabowo kali ini mencakup beberapa negara dengan fokus utama pada pengembangan kerja sama di bidang ekonomi, investasi, dan stabilitas geopolitik global.

”Presiden akan mengunjungi China, Amerika Serikat, dan Inggris, serta menghadiri konferensi tingkat tinggi APEC di Peru dan G20 di Brasil," ungkap Hasan Nasbi, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan.

Menurut Hasan, kunjungan tersebut bertujuan memperluas kemitraan ekonomi yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Selama kunjungannya ke China, Indonesia dan China mencapai kesepakatan investasi senilai lebih dari USD 10 miliar, yang menurut Presiden Prabowo adalah pencapaian signifikan bagi kedua negara.

Kemitraan strategis ini menandakan komitmen Indonesia dalam meningkatkan hubungan bilateral dengan China.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan sejumlah topik yang dibahas antara Presiden Prabowo dan Presiden Xi Jinping, termasuk kerja sama dalam ekonomi biru, energi, dan sektor perikanan.

Airlangga juga menggarisbawahi diskusi mengenai proyek-proyek besar, seperti Kereta Cepat Jakarta-Bandung dan pembangunan tanggul di utara Jawa, sebagai bagian dari rencana strategis nasional.

Selain itu, kedua negara membahas pengembangan “Two Countries Twin Parks” yang bertujuan mendukung industri di Indonesia dan China.

Tidak kalah pentingnya, mereka menyepakati penerapan “local currency settlement” sebagai upaya menjaga stabilitas ekonomi Indonesia. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat perekonomian nasional secara berkelanjutan dan merata. (*)

Editor : Gunawan.
#kunjungan luar negeri #ekonomi #Presiden Prabowo