PWI Kotim Salurkan Bantuan untuk Relawan Damkar 

Yuni Pratiwi Iskandar • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 13:31 WIB
BANTUAN: Rombongan PWI Kotim salurkan bantuan untuk Relawan Damkar, Jumat (28/8).YUNI/RADAR SAMPIT 
BANTUAN: Rombongan PWI Kotim salurkan bantuan untuk Relawan Damkar, Jumat (28/8).YUNI/RADAR SAMPIT 

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Di tengah perjuangan memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kotawaringin Timur (Kotim), perhatian terhadap kondisi para relawan menjadi hal penting.

Menggandeng NSS Group, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kotim memberikan dukungan dengan mengantarkan bantuan makanan dan kebutuhan penunjang bagi relawan pemadam kebakaran swadaya masyarakat, Jumat (28/8).

Bantuan disalurkan ke sejumlah kelompok relawan yang selama ini aktif membantu pemadaman.

Di antaranya Redkar Masjid Jami Assalam di Jalan Juanda yang diterima Anshari M. Isa, serta Redkar di Jalan Ketapi 3 RT 25 RW 02 Sampit yang diterima Muhammad Dani.

.
.

Ketua PWI Kotim Siti Fauziah mengatakan, aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian insan pers terhadap para relawan yang menjadi bagian penting dalam penanganan karhutla.

Dengan bantuan yang disalurkan, PWI berupaya ikut meringankan kebutuhan mereka selama bertugas.

“Kami sadar bantuan ini belum seberapa. Namun, kami ingin ikut berkontribusi dan memberikan dukungan kepada para relawan yang terus berjuang di lapangan menghadapi karhutla,” kata Fauziah.

Bantuan yang disalurkan berupa air mineral, susu, suplemen dan makanan ringan.

Bantuan tersebut berasal dari sumbangan mitra kerja serta anggota PWI Kotim yang dikumpulkan untuk kemudian disalurkan langsung keopada relawan.

Fauziah mengatakan, para relawan membutuhkan dukungan karena tugas pemadaman kerap berlangsung berjam-jam dan bahkan hingga malam hari.

Kondisi lapangan yang panas, berasap dan menguras tenaga membuat kebutuhan konsumsi serta perlengkapan menjadi perhatian tersendiri.

“Kami melihat bagaimana teman-teman relawan bekerja dengan tenaga yang mereka punya. Jadi, kalau ada yang bisa kita bantu, jangan menunggu besar. Makanan, minuman atau kebutuhan lainnya bisa langsung kita salurkan agar mereka tetap punya tenagauntuk bertugas,” ujarnya.

Bagi para relawan, kedatangan PWI Kotim bukan sekadar membawa makanan dan minuman.

Dukungan tersebut dinilai menjadi penyemangat di tengah aktivitas pemadaman yang menguras tenaga. 

Mereka juga berharap kepedulian serupa terus tumbuh dari brebagai elemen masyarakat.

Ketua Redkar Masjid Jami Assalam Anshari M. Isa mengaku bantuan tersebut sangat membantu relawan.

Menurutnya, kebutuhan konsumsi menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan ketika petugas berada lama di lokasi kebakaran.

“Terima kasih atas kepedulian PWI. Bantuan ini tentu sangat membantu kami, terutama untuk kebutuhan selama berada di lapangan. Dukungan seperti ini juga membuat kami merasa tidak bekerja sendirian,” ujar pria yang akrab disapa Aan itu. 

Hal serupa disampaikan Muhammad Dani, relawan pemadam kebakaran di Jalan Ketapi 3.

Ia mengatakan bantuan yang datang menjadi tambahan energi bagi relawan yang bekerja secara swadaya untuk membantu penanganan karhutla.

“Kami berterima kasih karena masih banyak pihak yang peduli. Bantuan makanan dan minuman ini bisa langsung kami manfaatkan untuk menjaga stamina,” ucap Dani. (yn)

Editor : Slamet Harmoko
bantuan karhutla PWI Kotim