Open House Sekolah Rakyat Kotim, 270 Peserta Didik Baru Mulai Pra-MPLS

Yuni Pratiwi Iskandar • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 21:55 WIB
SRT KOTIM: Bupati Kotim Halikinnor didampingi Ketua TP-PKK Kotim Khairiah Halikinnor, Forkopimda,Wakil Bupati Kotim Irawati dan jajaran menghadiri Open House dan Pra-MPLS di SRT 1 Kotim, Kamis (30/7/2026). YUNI/RADAR SAMPIT
SRT KOTIM: Bupati Kotim Halikinnor didampingi Ketua TP-PKK Kotim Khairiah Halikinnor, Forkopimda,Wakil Bupati Kotim Irawati dan jajaran menghadiri Open House dan Pra-MPLS di SRT 1 Kotim, Kamis (30/7/2026). YUNI/RADAR SAMPIT

 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) resmi memulai Tahun Ajaran 2026/2027 melalui kegiatan Open House dan Pra-Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (Pra-MPLS), Kamis (30/7/2026).

Sebanyak 270 peserta didik baru mulai mengikuti pengenalan lingkungan sekolah di kampus permanen yang berada di kawasan Wengga Metropolitan, Kecamatan Baamang.

Kepala SRT 1 Kotim, Nikkon Bhastari, mengatakan tahun ini sekolah menerima 270 peserta didik baru yang terdiri atas 50 siswa jenjang SD, 117 siswa SMP, dan 103 siswa SMA. Mereka bergabung dengan 100 siswa angkatan sebelumnya sehingga total peserta didik yang dibina mencapai 370 orang.

Baca Juga: Kualitas Perbaikan Jalan di Palangka Raya Harus Jadi Prioritas

"Pada tahun ajaran ini Sekolah Rakyat menerima 270 peserta didik baru. Saat ini kami juga membina 100 peserta didik angkatan sebelumnya, sehingga total terdapat 370 peserta didik yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kotim, bahkan dari wilayah yang cukup jauh," ujarnya.

Menurut Nikkon, Sekolah Rakyat tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga membentuk karakter, mental, dan keterampilan hidup peserta didik agar siap menghadapi masa depan.

"Sekolah ini bukan sekadar tempat transfer ilmu, melainkan kawah candradimuka untuk membentuk karakter, mentalitas, dan keterampilan hidup. Kami ingin menanamkan growth mindset agar siswa mampu berkembang dan menghadapi berbagai tantangan," katanya.

Baca Juga: Kotim Usulkan Pagar Buka-Tutup Bandara H Asan Sampit. Diklaim Pertama di Indonesia!

Kegiatan Open House dihadiri Bupati Kotim Halikinnor, Ketua TP-PKK Kotim Khairiah Halikinnor, Wakil Bupati Irawati, perwakilan Kementerian Sosial RI, kepala perangkat daerah, guru, orang tua, serta para peserta didik. Kegiatan tersebut menjadi ajang memperkenalkan konsep Sekolah Rakyat sekaligus memperkuat sinergi seluruh pihak dalam mendukung program tersebut.

Bupati Halikinnor menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia menjadi penentu kemajuan daerah. Karena itu, pendidikan harus menjadi prioritas untuk melahirkan generasi yang berkarakter, kompeten, dan berdaya saing.

"Kemajuan daerah ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya. Kualitas itu dibangun melalui pendidikan yang mampu membentuk karakter, mengembangkan kompetensi, serta menanamkan nilai moral, kebangsaan, dan kepedulian sosial," ujarnya.

Baca Juga: Kualitas Pelayanan Pajak di Palangka Raya Perlu Ditingkatkan

Sementara itu, perwakilan Kementerian Sosial RI, Taufik Ridwan, menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak terhadap penyelenggaraan Sekolah Rakyat di Kotim. Menurutnya, program tersebut merupakan hasil kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, Kementerian Pekerjaan Umum, Dinas Sosial, TNI-Polri, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), serta berbagai pihak lainnya.

Ia berharap Sekolah Rakyat dapat memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu sekaligus menjadi salah satu upaya memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan yang berkualitas.

"Program Sekolah Rakyat bukan hanya milik Kemensos, tetapi milik kita bersama. Kolaborasi semua pihak sangat penting agar pelayanan pendidikan kepada masyarakat dapat berjalan optimal," pungkasnya. (yn/fm)

 

Editor : Farid Mahliyannor
tahun ajaran 2026/2027 pra-mpls SRT kotim pendidikan Sekolah Rakyat