Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Pemkab Kotim Dorong ASN Ikut Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah

M. Akbar • Kamis, 9 Juli 2026 | 19:18 WIB
ILUSTRASI: Pelajar Sekolah Dasar (SD) sedang berbaris sebelum masuk ruang kelas. FOTO: IST/RADAR SAMPIT
ILUSTRASI: Pelajar Sekolah Dasar (SD) sedang berbaris sebelum masuk ruang kelas. FOTO: IST/RADAR SAMPIT

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) berpartisipasi dalam Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS).

Program ini diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu memperkuat peran ayah dalam pengasuhan sekaligus membangun kedekatan emosional dengan anak sejak awal tahun ajaran baru.

Ajakan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran Bupati Kotim Nomor 400.13/211/DPPPAPPKB.5/2026 yang ditujukan kepada seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotim.

Bupati Kotim, Halikinnor, mengatakan kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut atas Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Nomor 17 Tahun 2026 tentang Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak di Sekolah dan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah.

Menurut Halikinnor, keterlibatan ayah dalam pendidikan anak memiliki dampak penting terhadap perkembangan emosional maupun psikologis anak.

"Gerakan ini bertujuan memperkuat peran ayah atau wali ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak sejak dini. Selain itu, diharapkan dapat membangun kedekatan emosional antara ayah dan anak, meningkatkan rasa percaya diri, kenyamanan, serta kesiapan anak dalam mengikuti proses belajar," ujarnya, Kamis (9/7).

Peran Ayah Dinilai Penting bagi Ketahanan Keluarga

Halikinnor menilai pendidikan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab ibu, melainkan memerlukan keterlibatan aktif kedua orang tua.

Kehadiran ayah pada momen hari pertama sekolah diharapkan menjadi pengalaman positif yang dapat meningkatkan rasa aman dan semangat belajar anak.

Menurutnya, penguatan peran ayah juga merupakan bagian dari upaya membangun ketahanan keluarga sekaligus menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas menuju visi Indonesia Emas 2045.

ASN Diminta Menjadi Teladan

Melalui surat edaran tersebut, seluruh ASN di lingkungan Pemkab Kotim juga diminta mengajak keluarga, kerabat, dan masyarakat untuk ikut mendukung pelaksanaan GAMAS.

Bagi ASN yang memiliki anak usia sekolah, mulai dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), sekolah dasar, sekolah menengah pertama, hingga sekolah menengah atas atau sederajat, diimbau mengantar anak pada hari pertama masuk sekolah sesuai jadwal masing-masing satuan pendidikan.

Selain berpartisipasi, ASN juga diminta mengisi formulir pelaporan dan mengunggah dokumentasi kegiatan secara mandiri melalui tautan yang telah disediakan pemerintah daerah sebagai bagian dari evaluasi pelaksanaan program.

Bangun Budaya Pengasuhan yang Lebih Aktif

Pemkab Kotim berharap keterlibatan ASN dapat menjadi contoh di tengah masyarakat bahwa peran ayah dalam pendidikan tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan ekonomi, tetapi juga mencakup kehadiran secara langsung dalam momen-momen penting tumbuh kembang anak.

"Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi ASN sekaligus menjadi contoh bagi masyarakat dalam memperkuat keterlibatan ayah dalam pendidikan anak sejak hari pertama sekolah," pungkas Halikinnor.

Melalui gerakan ini, pemerintah berharap budaya pengasuhan yang melibatkan ayah secara aktif semakin tumbuh di lingkungan keluarga, sehingga mampu mendukung perkembangan karakter, kepercayaan diri, dan kesiapan anak dalam menjalani proses pendidikan. (ktr-3)

Editor : Slamet Harmoko
#Antar Sekolah #hari pertama sekolah #ayah #pemkab kotim