Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Kotim Cetak 30 Kepala Tukang Bersertifikat, Siap Tingkatkan Kualitas Proyek

Yuni Pratiwi Iskandar • Jumat, 3 Juli 2026 | 20:44 WIB
TENAGA BANGUNAN : Pemkab Kotim memperbanyak tenaga konstruksi bersertifikasi dalam rangka mendukung kualitas Pembangunan. FOTO: SDABMBKPRKP KOTIM/RADAR SAMPIT
TENAGA BANGUNAN : Pemkab Kotim memperbanyak tenaga konstruksi bersertifikasi dalam rangka mendukung kualitas Pembangunan. FOTO: SDABMBKPRKP KOTIM/RADAR SAMPIT

 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor jasa konstruksi.

Salah satunya melalui Pelatihan dan Sertifikasi Kepala Tukang Bangunan Gedung yang diikuti 30 peserta dari badan usaha maupun perorangan.

Kegiatan yang dilaksanakan pada 29–30 Juni 2026 tersebut diselenggarakan oleh Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (SDABMBKPRKP) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) bekerja sama dengan PT Tata Logam Lestari Jakarta.

Baca Juga: Jangan Tunggu Sakit! Dinkes Kotim Gratiskan Cek Kesehatan di Seluruh Puskesmas

Kepala Dinas SDABMBKPRKP Kotim, Mentana Dhinar Tistama, mengatakan pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi tenaga kerja konstruksi agar memiliki kemampuan yang sesuai dengan standar nasional.

Menurutnya, keberadaan tenaga konstruksi bersertifikat sangat penting untuk mendukung pembangunan yang aman, berkualitas, dan sesuai ketentuan teknis.

“Melalui pelatihan ini kami ingin mencetak tenaga konstruksi yang tidak hanya mengandalkan pengalaman di lapangan, tetapi juga memiliki kompetensi yang diakui melalui sertifikasi,” ujarnya.

Baca Juga: DLH Kotim Minta Warga Aktif Laporkan Sampah Liar dan Pencemaran, Ini Caranya..

Selain menerima materi di dalam kelas, peserta juga mengikuti praktik lapangan berupa pembangunan fasilitas sederhana sebagai bagian dari uji keterampilan.

Aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) juga menjadi perhatian utama dengan pemberian alat pelindung diri (APD) serta pembekalan mengenai standar keselamatan kerja.

Baca Juga: Harga Pertamax Naik, Pertamina Pantau Perubahan Pola Konsumsi

Mentana berharap peserta yang lulus sertifikasi dapat menjadi tenaga konstruksi profesional yang mampu meningkatkan kualitas hasil pembangunan di Kotim.

“Dengan semakin banyak tenaga kerja bersertifikat, kualitas proyek infrastruktur diharapkan semakin baik sekaligus meningkatkan daya saing tenaga konstruksi local,” harapnya. (yn/fm)

 

 

Editor : Farid Mahliyannor
#tenaga bangunan #dinas SDABMBKPRKP #pelatihan #sertifikasi #kotim